AYOJAKARTA.COM -- Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diketahui akan menjadi salah satu kandidat bakal capres-cawapres di Pilpres 2024.
Pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin diusung oleh Partai NasDem, Partai PKB, dan Partai PKS yang dideklarasikan pada 2 September 2023 pukul 14.00 WIB di Surabaya.
Usai Anies Baswedan gandeng sosok Cak Imin menjadi cawapresnya elektabilitas yang semula berada di angka 15,3 persen kini terus mengalami kenaikan.
Baca Juga: Caramu Membawa Tas Bisa Ungkap Banyak Hal Tentang Kepribadianmu, Kamu Tipe yang Mana?
Terbaru, lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei mengenai elektabilitas tiga figur bakal calon presiden terutama di Provinsi Jawa Barat pada Pilpres 2024.
Hasil di wilayah Jabar, Prabowo Subianto memperoleh angka tertinggi mengungguli Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
"Elektabilitas calon presiden di Jawa Barat. Pada simulasi surat suara tiga nama calon presiden, Prabowo Subianto memperoleh angka elektabilitas 44,2 persen jauh di atas dua kandidat lainnya, yaitu Anies Baswedan 25 persen dan Ganjar Pranowo 21,8 persen," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi seperti dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com pada Rabu, 11 Oktober 2023.
Perlu diketahui, survei Poltracking ini diselenggarakan pada 25 September-1 Oktober 2023 di Jawa Barat dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Adapun jumlah sampel survei 1000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Wilayah Jabar dipilih karena merupakan provinsi dengan jumlah daftar pemilih tetap terpadat yaitu 35,7 juta pemilih atau 17,6 persen secara nasional.
Sementara itu, terkait tren elektabilitas, semua figur bacapres mengalami kecenderungan naik.
"Kenaikan tertinggi dalam rentang periode survei ada pada Prabowo Subianto 5,7 persen, disusul Anies Baswedan 3 persen, lalu Ganjar Pranowo 1,6 persen," imbuhnya.
Adapun dalam simulasi dua nama atau head to head, Anies Baswedan vs Ganjar hasilnya cenderung seimbang 32,5 persen vs 30,9 persen.
Sementara Prabowo vs Anies hasilnya ada jarak signifikan yakni 47,6 persen vs 26,5 persen.
Sebagai informasi, sebelumnya elektabilitas Anies Baswedan mengalami naik-turun.
Berawal dari tahun 2021 saat Anies Baswedan belum pasti apakah akan dideklarasikan menjadi capres atau tidak, besaran elektabilitasnya hanya di angka 20 persen.
Kendati demikian, sosok Anies Baswedan mengaku tak terpaku pada hasil survei yang dilakukan oleh lembaga-lembaga.
Dirinya hanya fokus bersama Cak Imin dan para jajaran partai di Koalisi Perubahan untuk mewadahi aspirasi rakyat, sekaligus menyusun langkah pemenangan di Pilpres 2024. ***