AYOJAKARTA.COM -- Dalam persaingan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, mengungkapkan bahwa calon presiden potensial, Ganjar Pranowo, berencana untuk menggandeng seorang calon wakil presiden (cawapres) yang akan mewakili kalangan Islam.
Keputusan ini dilakukan sebagai respons terhadap hasil survei dari Indonesia Survei Center (ISC) yang menunjukkan bahwa elektabilitas calon presiden lain, Prabowo Subianto, unggul atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Dalam wawancara di Jakarta pada Selasa, 10 Oktober 2023, Achmad Baidowi, yang akrab disapa Awiek, mengungkapkan keyakinannya bahwa pilihan cawapres yang tepat akan memengaruhi hasil pemilihan nanti.
"Hasilnya pasti berbeda kalau Ganjar sudah menentukan sosok bakal cawapres," ungkapnya dikutip dari Republika.
Awiek menjelaskan bahwa sebagai partai, tugas mereka adalah memaksimalkan dukungan dari kalangan Muslim agar memilih Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
"Dan kalau figur cawapres (pendamping Ganjar) sudah ditentukan, hasilnya pasti beda," tambahnya.
Menurutnya, akan lebih mudah bagi mereka untuk mengajak pemilih Muslim apabila calon wakil presiden yang diusung oleh Ganjar berasal dari kalangan Islam.
"Sosok cawapres akan kami tonjolkan," tegas Awiek.
Di sisi lain, analis politik Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam, berpendapat bahwa salah satu cara untuk meningkatkan dukungan Ganjar dari kalangan Muslim adalah dengan menggandeng cawapres yang merupakan tokoh yang mewakili Islam.
Menurut Arif, keberadaan tokoh tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan dukungan dari kalangan Islam.
"Selain itu harus juga gencar melakukan sosialisasi di kelompok Islam dan menunjukkan sikap politik bahwa Ganjar juga memiliki komitmen terhadap kemajuan umat Islam," ungkap Arif.
Berdasarkan data yang dirilis oleh ISC, mayoritas masyarakat yang berasal dari NU lebih condong memilih Prabowo Subianto dengan persentase 36,3 persen.
Sementara itu, pendukung Ganjar sebesar 32,8 persen, dan Anies Baswedan mendapat 26,8 persen.
Demikian pula bagi mereka yang terafiliasi dengan ormas Muhammadiyah, mayoritas juga memilih Prabowo Subianto dengan skor 34,4 persen.
Baca Juga: PDIP Sudah Kantongi Bacawapres untuk Ganjar Pranowo, Megawati yang Akan Umumkan
Sedangkan pendukung Ganjar sebesar 24,3 persen, dan Anies Baswedan 33,1 persen. Untuk kelompok yang mengidentifikasi diri sebagai kelompok salafi, mayoritas memilih Anies Baswedan dengan persentase 100 persen.
Dalam persaingan yang semakin ketat, langkah Ganjar Pranowo untuk menggandeng seorang cawapres yang mewakili kalangan Islam dinilai akan menjadi langkah strategis yang bakal terus menjadi sorotan dalam perjalanan menuju Pilpres 2024. Langkah ini dinilai menjadi penting dalam upaya meraih dukungan luas dari beragam kelompok masyarakat, termasuk kelompok Muslim.