AYOJAKARTA.COM — Kasus kopi sianida Jessica Wongso yang menewaskan Wayan Mirna Salihin memang tengah ramai diperbincangkan kembali.
Usai film dokumenter yang memutar kembali kasus kopi sianida Jessica Wongso dan Wayan Mirna Salihin ini ditayangkan, banyak publik figur yang ikut mengulik kasus tersebut dan salah satunya adalah Deddy Corbuzier.
Banyak teka-teki yang dianggap masih menjadi misteri dalam kasus ini, hingga pertanyaan soal kondisi jenazah Wayan Mirna Salihin usai tewas menenggak kopi yang diduga mengandung sianida yang diberikan oleh Jessica Wongso.
Salah satunya yang dipertanyakan adalah hasil otopsi jenazah Mirna yang banyak diisukan tidak ada.
Deddy Corbuzier dalam akun Instagram-nya @mastercorbuzier baru-baru ini membuat heboh karena mengunggah sebuah bukti hasil otopsi yang diduga milik Mirna.
Menurut Deddy, jenazah Mirna telah terbukti dilakukan otopsi dan hal itu semakin membuat banyak pertanyaan soal siapa pelaku pembunuhan Mirna, apakah benar Jessica atau ada pihak lain.
"Saya mencari berbagai sumber ttg OTOPSI ini..Dan ternyata ada beberapa bukti yg membuktikan bahwa benar dilakukan OTOPSI.. Jadi kita harus berpikir.. Apa benar Jessica tidak bersalah.. Atau dia hanya seorang pemain WATAK yang luar biasa.. The Drama isn't over yet. Secara ilmu psikologi bisa saja Jessica memang melakukannya namun ia seorang "PSIKOPAT" atau polos dan tak bersalah.. Let's talk," tulis caption dalam keterangannya, dilihat Senin, 9 Oktober 2023.
Pada postingannya tersebut, Deddy juga mengunggah sebuah video yang menampilkan hasil otopsi dari Mirna.
Di mana menurut ahli forensik, dari hasil otopsi di tubuh Mirna positif mengandung sianida dan juga kafein.
Dalam unggahannya tersebut, dimunculkan juga sebuah surat yang diduga hasil otopsi dari jenazah Mirna.
Namun, banyak netizen yang mempertanyakan bukti hasil otopsi yang ditemukan Deddy tersebut.
Pasalnya, pada bagian identitas korban, beberapa data tertulis typo seperti nama dan tahun lahir.
Padahal menurut netizen, jika data identitas pada sebuah surat keterangan apalagi jika resmi, maka bisa dinyatakan sebagai tidak sah.
"Ini cuman gua yang salah liat atau kalian sih, Surat Keterangannya 1998.. Alam Mirna itu kelahiran 30 Maret 1988.. salah nulis tanggal lahir.. gak sah," tulis akun @brillianfairiandi.
"Kalo diliat dari vidio di awal. Tahun lahir Mirnanya kok 1998. Di makam di Netflix 1988. Cek Wikipedia juga 1988 juga. Namanya juga Salihin bukan Salimin. Ini foto awal hanya thumbnail atau emang berkas asli otopsi om ded?" ujar akun @hafizhmiftahhanif.
"Wkwkwk dokumen resmi tapi banyak typonya," timpal akun @zaraaya_.
"Nama dan tgl lahir salah mohon dibaca baik2," tulis akun @yuliasukarna.***