AYOJAKARTA.COM -- Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengunjungi kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
Selain isu seputar Pilpres, dalam diskusi yang berlangsung selama dua setengah jam di kediaman Jusuf Kalla tersebut Anies Baswedan juga membahas arah bangsa Indonesia.
Penurunan ekonomi dan pengaruh China menjadi menurut Yusuf Kalla merupakan salah satu hal penting yang perlu menjadi perhatian bagi Anies Baswedan dan kandidat lain.
Dalam keterangannya di depan awak media, Jusuf Kalla juga membicarakan pentingnya para kandidat untuk menciptakan suasana Pemilu yang sejuk.
Pada kesempatan yang sama, Jusuf Kalla juga menilai Pilpres 2024 mendatang akan diikuti oleh tiga poros dan berlangsung dalam dua putaran.
Sehubungan dengan pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla di depan awak media, Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda memberi tanggapan.
Menurutnya, komitmen untuk menjaga stabilitas nasional dan tensi politik tanah air merupakan hal penting yang memang perlu dilakukan oleh setiap kandidat Pilpres.
Baca Juga: Anies Baswedan Angkat Bicara Soal Kasus Mentan SYL, Berimbas Turunnya Elektabilitas Pasangan AMIN?
Terkait dengan adanya tiga poros dalam pemilu 2024, Wasekjen PKB memandang bahwa hal tersebut merupakan kewajaran dalam demokrasi, bahkan perlu dijaga.
Karenanya, persyaratan dukungan suara atau presidential threshold sebesar 20 persen yang menjadi acuan pemilu bisa membuahkan lebih dari dua pasangan kandidat.
Berdasarkan ketentuan ini, maka salah satu haluan strategi politik yang dilakukan PKB adalah dengan berusaha tetap menjaga jumlah kandidat pasangan Pilpres.
“Kami ingin tiga poros dalam pilpres, bagi kami ini bagian dari cara PKB untuk menjaga kesehatan demokrasi kita,” jelas Syaiful.
Lebih lanjut, Wasekjen PKB menilai penting untuk belajar dari pengalaman di pemilu 2019 yang menciptakan polarisasi di akar rumput.
Karenanya, guna menyudahi potensi polarisasi maka PKB memutuskan untuk kemudian bergabung ke Koalisi Perubahan dan mendukung pasangan Amin.
Menyikapi pembahasan antara Anies Baswedan dengan JK, Syaiful Huda juga menyatakan ungkapan terimakasih.
“Semua sangat positif, karena beliau punya kedekatan yang sangat dekat sekali dengan Mas Anies,” imbuh Syaiful.
Baca Juga: Anies Baswedan Menanggapi Buku yang Menuduhnya Terlibat dalam Produksi Hoax dengan Menyajikan Fakta
Dengan fakta tersebut, Syaiful juga mengetahui bagaimana substansi dan kualitas pembicaraan antara Anies dengan Jusuf Kalla.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Jubir Anies Baswedan Syaiful mengetahui sejumlah poin penting pembicaraan.
“Kata Mas Sudirman Said yang mengupdate ke saya, bahkan lebih sangat detail sekali, menyangkut berbagai hal menghadapi Pilpres,” jelas Syaiful.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Minggu, 8 Oktober 2023 dari kanal Youtube tvOneNews.