AYOJAKARTA.COM -- Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan baru saja berdialog dengan anak-anak muda di Purwokerto pada Selasa (3/10/2023) kemarin.
Dalam dialognya dengan para anak muda, Anies Baswedan banyak menyerap aspirasi dari mereka dan salah satunya adalah soal budaya K-Pop.
Diketahui saat ini segala hal tentang Korea terutama K-Pop memang terus menjadi perhatian anak-anak muda baik mulai dari lagu-lagunya, drama bahkan hingga ke budayanya.
Hal itulah yang ikut ditanggapi oleh Anies Baswedan usai dipertanyakan oleh para anak-anak muda tersebut.
Menurut Anies, merambahnya budaya K-Pop merupakan investasi yang telah dipersiapkan oleh Korea sejak 30 tahun lalu.
"Kira-kira 30 tahun lalu, tahun 90an Korea itu investasi besar-besaran. Dia mengeluarkan dana untuk belanja alat-alat, belanja fasilitas, sehingga orang-orang kreatif di Korea itu bisa berkarya dengan alat-alat terbaik," ujar Anies seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (5/10/2023).
Dengan investasi tersebut, Korea merasakan manfaatnya yang begitu besar setelah 20 tahun kemudian.
Baca Juga: Tes IQ Cuma 10 Detik: Hanya Orang dengan Observasi Tinggi yang Dapat Melihat Petani di Gambar Ini
"Dan kemudian manfaatnya baru dirasakan 20 tahun kemudian. Ketika K-Pop ini berada di mana-mana dan betul-betul mendunia," lanjutnya.
Anies berujar bahwa investasi yang dilakukan Korea tersebut bukanlah berasal dari swasta melainkan pihak pemerintah yang langsung turun tangan.
"Dan itu prosesnya bukan dari swasta, prosesnya itu dari pemerintah," ujarnya lagi.
B
Anies kemudian menjelaskan bahwa saat pemerintah mungkin melakukan pembelanjaan dan mengeluarkan biaya negara, hal itu baiknya jangan dianggap sebagai pengeluaran melainkan sebagai investasi.
Yang mana manfaatnya akan bisa dirasakan di kemudian hari oleh masyarakat di seluruh negeri.
"Karena itu saya sering sampaikan pembiayaan yang dikeluarkan oleh negara jangan dipandang sebagai cost tapi sebagai investasi," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.***