AYOJAKARTA.COM -- Mendekati waktu pelaksanaan pendaftaran Pemilu 2024, nama cawapres pendamping Ganjar Pranowo serta Prabowo Subianto masih menjadi misteri.
Kendati sering dipertanyakan, barisan pendukung Ganjar Pranowo serta Prabowo Subianto justru menjawab dengan pernyataan normatif.
Belum adanya gambaran terkait nama cawapres dari kubu keduanya, anggapan Ganjar Pranowo serta Prabowo Subianto akan berduet-pun sempat mencuat ke publik.
Terkait dengan anggapan tersebut, sejumlah petinggi PDI Perjuangan menyatakan sudah memiliki calon pendamping untuk Ganjar Pranowo.
Selain mendapat dukungan langsung dari Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo, calon pendamping Ganjar juga dikabarkan telah mendapat persetujuan koalisi.
Di samping itu, sejumlah kabar juga menyebut nama cawapres pendamping Ganjar sengaja ditunda karena menyangkut perubahan peta politik.
Namun demikian, anggapan tersebut diluruskan oleh Olly Dondokambey yang merupakan Bendahara Umum PDI Perjuangan.
Baca Juga: Tes Kepribadian Ilusi Optik: Gambar Ini Akan Menunjukkan Apakah Kamu Baik Hati atau Sangat Mandiri
Menurutnya, sejumlah nama memang sudah menjadi pembahasan dalam pertemuan tertutup yang dilakukan PDI P.
“Kita di DPP juga sudah mendiskusikan calon yang diusulkan oleh Pak Jokowi, dan itu memang benar diberitakan di media,” jelas Olly.
Lebih lanjut, dalam keterangannya Olly menambahkan masih perlu melakukan sejumlah tes kelayakan terhadap cawapres yang akan mendampingi Ganjar.
Selain tes kelayakan, bakal cawapres pendamping Ganjar juga perlu menjalani pendalaman dan perumusan terkait dengan rekam jejak serta tanggapan publik.
Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Teliti Kamu? Temukan Huruf I di Antara Huruf J dalam 4 Detik
Sehubungan dengan masih belum terungkapnya nama cawapres Prabowo Subianto, Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade memberi pernyataan.
Menurutnya, koalisi pendukung Prabowo Subianto hingga saat ini masih melakukan proses penyelesain sebelum waktu pendaftaran berakhir.
“Mendaftar di KPU ini bukan hanya capres dan cawapres, tapi juga tim pemenangan dan juga visi dan misi,” jelas Andre.
Lebih lanjut, Andre mengungkap bahwa proses pembentukan tim pemenangan tengah dalam kondisi pematangan.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Ada Berapa Hewan di Gambar? Orang dengan Analisis Tajam Bisa Jawab dalam 10 Detik
Dengan struktur serta nama-nama yang sudah jelas tersebut, maka kerja-kerja strategis pendukung koalisi akan lebih efektif.
“Karena cawapres yang akan dipilih merupakan hasil musyawarah untuk mencapai mufakat, jadi disetujui dan didukung partai pengusung,” jelas Andre.
Belum diumumkannya nama cawapres dari pendukung Ganjar serta Prabowo, juga disikapi oleh Analis Politik Hendri Satrio.
Menurut Hensat, langkah pengumuman nama cawapres yang akan dilakukan kedua kubu akan mengikuti pola sebagaimana Pemilu tahun 2019.
Baca Juga: Karakter Asli Seseorang Terungkap Lewat Gaya Bicara, Orang yang Ceplas Ceplos Ternyata..
Dengan mengacu pada jadwal pendaftaran KPU yang akan dilakukan pada 19 hingga 25 Oktober 2023 mendatang, Hensat menyampaikan prediksinya.
“Tebakan saya PDIP akan daftar tanggal 23, Gerindra akan daftar tanggal 24,” ujar Hensat dikutip Ayojakartacom pada Rabu, 4 Oktober 2023 dari Youtube tvOneNews. ***