AYOJAKARTA.COM - Bakal capres Anies Baswedan perlahan namun pasti terus mendongkrak popularitasnya dengan menggaungkan visi misinya untuk Pilpres 2024 mendatang.
Mengusung konsep perubahan, Anies Baswedan tengah mengonsepkan sistem pemerintahan yang bakal dijalani.
Dilansir ayojakarta.com dari YouTube METROTV pada Senin, 2 Oktober 2023, Anies Baswedan mengungkapkan, saatnya untuk mengembalikan pemerintahan di Indonesia berbasis ilmu pengetahuan dan metodologi ilmiah.
Menurut Anies, ilmu pengetahuan dan metode ilmiah ini penting dalam menentukan kebijakan-kebijakan pemerintah.
Kebijakan yang ada berdasar pada kedua hal tersebut dinilai Anies mampu menghindarkan pemerintah dari mal recovery dalam pembangunan.
Anies pun memberikan contoh kebijakan dan pengambilan keputusan ketika masa pandemi Covid-19 saat ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Pergi ke Ponpes Terpadu Al Yasini, Anies Baswedan: Nenek Buyut Saya Aslinya dari Pasuruan
"Seperti ketika terjadi pandemi, ini ujian bagi semua pemimpin untuk membuktikan dia mempercayai science atau dia sekedar lip service soal science," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga sempat menyampaikan visi misi mereka menuju Pilpres 2024.
Sebanding dengan Koalisi Perubahan atau tim partai politik pendukung Anies Baswedan-Cak Imin, konsep visi misi keduanya juga mengusung perubahan.
Konsep perubahan dalam hal ini, dikatakan Anies Baswedan untuk bisa memberikan fasilitasi terbaik bagi warga Indonesia.
Fasilitasi tersebut berkaitan dengan pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga perekonomian.
"Kita ingin Indonesia yang kemajuannya dirasakan semua, kita ingin ada kesetaraan kesempatan, kita ingin agar keluarga-keluarga di Indonesia punya kesetaraan pendidikan dengan baik, pelayanan kesehatan yang baik untuk bisa mendapatkan kebutuhan pokok murah dan terjangkau dan bisa dapat lapangan pekerjaan yang baik," papar Anies Baswedan.
Baca Juga: Cak Imin Bertemu HRS di Pertamburan, Ini Penjelasan dari Ketum PKB Tersebut
Perubahan itu menurut Anies bukan mengubah totalitas kebijakan, melainkan bisa membenahi dan memperdalam apa saja kebijakan pemerintahan sebelumnya untuk warga negara.
"Visioningnya mencerminkan kita bisa bekerja bersama untuk perubahan yang diwujudkan dalam perubahan. Bukan sekedar berbicara memenangkan, tapi membawa misi," terangnya.