Nasional

Najwa Shihab Masuk Calon Kapten Timnas Pemenangan Anies Baswedan dan Cak Imin

Oleh: Putri Sry Rahmawaty Senin 18 Sep 2023, 16:57 WIB
Salah satu nama yang mencuat dalam pembahasan tersebut adalah Najwa Shihab, seorang jurnalis terkemuka yang dikenal karena kecerdasannya.

AYOJAKARTA.COM - Persiapan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin memanas dengan pengumuman terbaru dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar.

Ia mengumumkan bahwa Koalisi Perubahan telah membentuk Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin yang bertugas meraih kemenangan dalam Pilpres mendatang.

Namun, yang menarik perhatian adalah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi kapten atau ketua Timnas Pemenangan tersebut.

Saat ini, Partai Nasdem, PKB, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah melakukan pembahasan intensif terkait siapa yang akan memegang posisi tersebut.

Salah satu nama yang mencuat dalam pembahasan tersebut adalah Najwa Shihab, seorang jurnalis terkemuka yang dikenal karena kecerdasan dan integritasnya.

Dikutip ayojakata.com dari republika, Muhaimin menyampaikan bahwa proses pemilihan kapten Timnas Pemenangan masih dalam tahap pematangan.

Baca Juga: Resmi Dukung Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Partai Keadilan Sejahtera Langsung Lakukan hal ini

"Timnas masih dalam proses pematangan, inventarisasi nama-nama tokoh, dan mencari ketua yang sesuai dengan harapan kita," ujar Muhaimin kepada wartawan pada Senin, 18 September 2023.

"Masih semua alternatif, belum ada yang pasti. Salah satu ada Najwa Shihab dan macam-macam, banyak nama, masih belum di-konklusi," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, mengungkapkan bahwa Koalisi Perubahan sudah siap melakukan konsolidasi dalam pemenangan pasangan Anies-Muhaimin.

Dengan dukungan dari Partai Nasdem, PKB, dan PKS yang telah memenuhi presidential threshold sebesar 20 persen, mereka telah membentuk Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin.

Selain mempertimbangkan kapten Timnas, koalisi ini juga akan melakukan pemetaan wilayah dalam perumusan strategi pemenangan pasangan Anies-Muhaimin.

"Pastilah (melakukan pemetaan wilayah), dalam perhelatan besar seperti ini kita pasti akan menggunakan ilmu pengetahuan sebagai basis untuk strategi pemenangan." Ali menegaskan.

Ali juga membantah persepsi bahwa Koalisi Perubahan hanya menggandeng PKB untuk merebut suara di Jawa Timur, sementara PKS bertanggung jawab di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Baca Juga: Mantan Istri Ahok Puji Anies Baswedan, Benarkah Veronica Tan Akan Berikan Dukungan di Pilpres 2024?

Ia menekankan bahwa bergabungnya PKS bersama Partai Nasdem dan PKB menunjukkan komitmen koalisi untuk menghentikan politik identitas di masyarakat.

"Pertama kali PKS dan PKB bergabung. Nah saya pikir dengan bergabungnya dua kutub kekuatan umat ini InsyaAllah politik identitas kita akan mampu menguranginya. Kedua, mempersatukan suara umat bangsa," kata Ali.

Dengan semakin dekatnya Pilpres 2024, publik akan terus memperhatikan perkembangan dalam Koalisi Perubahan dan siapa yang akan menjadi kapten Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin yang akan memimpin perjuangan dalam pemilihan presiden mendatang.

Reporter Putri Sry Rahmawaty
Editor Aris Abdulsalam