AYOJAKARTA.COM – Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan belum lama ini kembali berdialog dengan masyarakat.
Kali ini, Anies Baswedan berdialog dengan para sopir angkutan kota (angkot) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu (17/9/2023).
Dalam dialognya bersama para supir angkot, Anies Baswedan banyak mendengar dan mencatat segala hal yang menjadi keluhan khususnya mengenai kondisi angkutan umum.
Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau
Pada dialog tersebut, para sopir angkot mengeluhkan menurunnya pendapatan imbas hadirnya transportasi berbasis online.
Diketahui, masyarakat saat ini lebih memilih untuk menggunakan transportasi online ketimbang angkutan umum.
Anies mengatakan bahwa kehadiran transportasi umum adalah indikator kemajuan dari suatu kota.
Menurut Anies, semakin maju transportasi umum maka kota tersebut juga akan mengalami kemajuan.
Anies melihat masalah ini merupakan PR yang harus diatasi di seluruh kota di Indonesia.
“Menceritakan problematika yang dihadapi. Saya sampaikan bahwa kota itu punya indikator, salah satu indikator kemajuan kota adalah transportasi umum,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Senin (18/9/2023).
“Semakin maju transportasi umum di sebuah kota maka semakin maju kotanya dan ini PR untuk kota-kota di seluruh Indonesia,” sambungnya.
Anies menjelaskan bahwa Stasiun Baranangsiang merupakan salah satu pengelolaan terminal yang menjadi perhatian pada pertemuannya.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Orang yang Berkelas, Salah Satunya Tidak Suka Unggah Ini di Medsos!
Para sopir angkot berharap apabila Anies terpilih menjadi presiden ia bisa menerapkan kebijakan angkutan umum seperti di Jakarta.
“Kebetulan di Kota Bogor salah satu pengelolaan terminal yang menjadi concern pada pertemuan tadi. Jadi kita diskusi, saya dengar aspirasinya, saya dengar ide-idenya dan saya sampaikan apa yang dikerjakan di Jakarta,” tutupnya.***