Nasional

PKB Tanggapi Pernyataan Menag Yaqut, Sebut Pasangan AMIN Bid’ah

Oleh: Fitri Nurjanah Jumat 15 Sep 2023, 14:42 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan sebuah pernyataan tidak akan memilih pasangan AMIN atau Anies Baswedan dan Cak Imin.

AYOJAKARTA.COM – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan sebuah pernyataan tidak akan memilih pasangan AMIN atau Anies Baswedan dan Cak Imin.

Ia pun menyebutkan bahwa jika ada yang memilih pasangan AMIN itu berarti bid’ah.

Pernyataan itu di ucapkan Yaqut secara resmi saat dirinya memberikan pidato sambutan dalam acara orientasi pegawai PPPK Kementerian Agama di Surabaya, Jawa Timur pada, Rabu 13 September 2023.

Pernyataan dari Menteri Agama tersebut mendapatkan respons dari Partai PKB yang menilai bahwa yang diucapkan oleh Yaqut dapat menimbulkan kegaduhan serta dapat mengadu domba.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai PKB Maman Imanulhaq mengungkapkan bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Menag Yaqut memiliki dua kemungkinan yaitu antara serius dan bercanda.

“Mungkin serius mungkin juga bercanda. Serius memang dari awal kelihatan sekali menteri agama itu tidak terlalu menyukai munculnya pasangan Anies Baswedan dan Gus Muhaimin.” Ungkap Maman, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Metro TV, Jumat, 15 September 2023.

Baca Juga: Cak Imin Tanggapi Candaan Menteri Agama Yaqut Soal ‘Pilih Pasangan AMIN Bid’ah’

Maman pun menambahkan bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Yaqut hanya sekedar bercanda ini akan menjadi sangat menarik, karena melihat dalam NU kata Bid’ah memiliki dua makna yang dimana salah satunya memiliki arti bahwa pasangan yang tidak terwujud namun tidak sesuai yang di inginkan.

Kendati demikian Maman pun mengaku bahwa dari PKB dan pendukung Anies dan Cak Imin mencoba untuk terus positif thinking terhadap siapa pun yang mengomentari pasangan Anies dan Cak Imin.

PKB pun sangat menyayangkan atas tindakan yang dilakukan oleh Yaqut ini, karena menurut Maman sebagai seorang pejabat negara seharusnya bisa menjaga netralitas, dan harus bisa menjadikan Pilpres ini sebagai ajang untuk memberikan suara-suara yang positif.

Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Anjlok setelah Gandeng Cak Imin, Efek Demokrat Hengkang?

“Kita sangat menyayangkan pejabat negara siapa pun untuk tetap menjaga netralitas, menjaga dimana Pilpres ini menjadi ajang demokrasi yang memunculkan apa yang disebut dengan suara-suara positif dan konstruktif, yang bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk bisa memilih pemimpin yang baik.” Katanya.

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Aris Abdulsalam