Nasional

PKS Tak Kunjung Restui Duet Anies Baswedan dan Cak Imin, Pilih Hengkang dari Koalisi?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 11 Sep 2023, 20:13 WIB
PKS Tak Kunjung Restui Duet Anies Baswedan dan Cak Imin, Pilih Hengkang dari Koalisi?

AYOJAKARTA.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memberikan keputusan terkait dukungannya untuk Anies Baswedan usai menggandeng Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Dilansir Ayojakarta.com melalui channel YouTube tvOne, Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, mengatakan PKS dalam mengambil keputusan strategis selalu melalui rapat majelis syuro atau musyawarah majelis syuro.

"Bila musyawarah majelis syuro sudah mengambil keputusan, maka organ partai akan bergerak secara cepat dan masih supaya menang," katanya.

Baca Juga: Ungkap Kepribadian dan Karakter Seseorang, Berdasarkan Bentuk Kaki yang Dimilikinya

Jazuli juga menjelaskan lebih lanjut mengapa keputusan untuk menyetujui pasangan Anies dan Cak Imin tak kunjung keluar.

Dia mengatakan majelis syuro itu terdiri dari 99 orang. Oleh sebab itu, saat ada pro dan kontra merupakan murni sebuah gerak dinamis partai.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diwakili politikusnya, Daniel Johan, menjelaskan selama ini sudah berusaha membangun komunikasi dengan PKS.

Dia juga menghargai sikap PKS yang akan membawa masalah ini ke majelis dewan syuro.

Baca Juga: Ternyata 4 Jurusan ini Bisa Bikin Cepat Jadi PNS, Nomor 1 dan Nomor 2 yang Paling Banyak Dicari!

Di sisi lain, pengamat politik, Khoirul Umam, memandang permasalahan ini hanya soal waktu saja.

"Dari hitung-hitungan politik, hampir besar kemungkinan PKS ini akan tetap mendukung Anies Baswedan," katanya.

Dia mengatakan ada beberapa faktor mengapa PKS akan tetap mendukung Anies.

Pertama, menurut informasi spekulatif konon tanda jadi itu sudah diterima. Jadi akan sulit bagi PKS untuk merevisi atau memikirkan koalisi yang lain.

Kedua, menurut basis data internal PKS, basis pemilih loyal PKS memberikan pilihan kepada Anies. Hal ini sudah terjadi sejak pilkada DKI Jakarta.

Ketiga, PKS memiliki kepentingan menggandeng PKB untuk melepaskan citra sebagai parpol sayap kanan konservatif.

Keempat, PKS tidak mungkin bergabung dengan PDIP. Sementara untuk bergabung dengan koalisi Prabowo sudah ada Partai Gelora yang merupakan pecahan PKS.

Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!

Asal muasal PKS belum sepenuhnya mendukung pasangan Anies-Cak Imin, dimulai saat PKS absen di deklarasi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang berlangsung di Hotel Majapahit Surabaya, Sabtu (2/9/2023).

Absennya PKS dikonfirmasi oleh Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan, sebagaimana dilaporkan oleh Republika, Sabtu (2/9/2023).

"Iya, Pak. Tidak hadir," ungkap Irwan Setiawan dalam kutipan yang diambil dari Republika, Senin, 11 September 2023.

Selain itu, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu dilaporkan tidak akan menghadiri deklarasi tersebut karena ada rencana konferensi pers DPP PKS di Jakarta.

"Presiden PKS tidak akan hadir. Ada informasi bahwa akan ada konferensi pers di DPP," lanjut Irwan Setiawan.

Baca Juga: Bongkar Kepribadian Seseorang dari Panjang Jari Kelingking, Kamu si Tertutup, Independen atau Optimis?

Di sisi lain, Waketum PKB, Jazilul Fawaid, mengungkapkan bahwa hanya tiga partai yang hadir dalam deklarasi tersebut, yaitu PKB, Nasdem, dan PKS.

Meskipun demikian, ia menyatakan keterbukaan jika ada partai lain yang ingin bergabung dalam mendukung pasangan Anies-Cak Imin.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil