AYOJAKARTA.COM – Capres Anies Baswedan akhirnya klarifikasi mengenai foto dirinya yang sowan ke rumah ibunda Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Nyai Hj Muhassonah di Jombang, Jawa Timur.
Belakangan, Anies Baswedan dituding lebih memilih meminta restu ke ibunda Cak Imin ketimbang berkomunikasi dengan Partai Demokrat.
Mengenai hal itu, Anies Baswedan menegaskan bahwa kunjungannya ke rumah ibunda Cak Imin untuk menghormati dan bersilaturahmi.
Baca Juga: Ungkap Kepribadian dan Karakter Seseorang, Berdasarkan Bentuk Kaki yang Dimilikinya
Anies Baswedan mengatakan kunjungannya ke Jombang memang sudah direncanakan sejak awal.
Terlebih belum lama ini dirinya sempat berziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
“Rencana ke Jombang itu sudah ada 10 hari sebelumnya. Ketika saya bertemu dengan Gus Salam, di situlah kemudian disampaikan bahwa rumah ibunya Gus Imin itu ada kira-kira tiga sampai 4 rumah dibelakangnya,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (11/9/2023).
“Saya mampir silaturahmi. Ini hanya untuk menghormati dan membangun silaturahmi,” sambungnya.
Kemudian, Anies menjelaskan bahwa ada ruang kosong yang menurutnya harus diisi di Jawa Timur demi memenangkan Pilpres 2024.
Baca Juga: Ternyata 4 Jurusan ini Bisa Bikin Cepat Jadi PNS, Nomor 1 dan Nomor 2 yang Paling Banyak Dicari!
Ia pun mengaku sudah menyampaikan kepada Partai Demokrat ketika masih berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan mengenai rencananya untuk menggandeng Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Anies menegaskan bahwa dirinya tidak bermain belakang dengan dideklarasikannya Cak Imin sebagai cawapres.
Sebab, Anies berujar dirinya sudah berupaya dan menunggu waktu untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk membahas masalah tersebut.
Sayangnya, rencananya untuk membahas masalah tersebut bersama Demokrat belum terlaksana.
Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!
“Ada ruang kosong yang kita kesulitan mengisi, Jawa Timur. Saya bertemu dengan Demokrat waktu itu saya sampaikan ke Mas AHY, Pak SBY, bahwa kita perlu menggandeng PKB,” jelasnya.
“Jadi saya hari Rabu memang terjadwal berangkat ke Jombang. Karena ada peristiwa ini maka Ferry, istri saya yang berangkat supaya saya bisa bertemu dengan Demokrat. Karena hari itu kita menunggu waktu untuk bisa ketemu. Saya sampaikan kepada semua, kita coba cek deh kalau besok pagi kita dapat jadwal saya berangkat (bertemu AHY),” tutupnya.***