AYOJAKARTA.COM – Majunya pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Pilpres 2024 banyak menimbulkan pro dan kontra. Dimulai dari pertama kali Anies mendeklarasikan Cak Imin di Surabaya untuk menjadi pasangan maju di Pilpres 2024 menimbulkan adanya konflik dari Koalisi Kerubahan dan Partai Demokrat.
Tidak hanya itu, pasca pendeklarasian ada beberapa konflik yang muncul mengenai pasangan capres dan cawapres ini, muncul ranjau pasangan Anies dan Cak Imin untuk maju di Pilpres 2024.
Dihimpun dari siaran MetroTV, Jumat, 8 September 2023, berikut 4 ranjau pasangan Anies dan Cak Imin untuk maju di Pilpres 2024.
1. Konflik Partai Demokrat dan Partai Nasdem
Adanya konflik antara Partai Demokrat dan Partai Nasdem muncul karena adanya kekecewaan dari Partai Demokrat yang menilai bahwa Anies dan Partai Nasdem melanggar kesepakatan bersama.
Anies yang awalnya digadang-gadang akan berpasangan dengan AHY dalam Pilpres 2024 ternyata memberikan kejutan yang tidak terduga dengan memilih Cak Imin sebagai cawapres.
Terpilihnya Cak Imin sebagai cawapres diungkapkan oleh Partai Demokrat tidak pernah ada pembicaraan di awal dalam Koalisi Kerubahan, karena hal itulah yang membuat Partai Demokrat murka dan memutuskan keluar dari Koalisi Kerubahan.
2. Panggilan Pemeriksaan Cak Imin ke KPK Atas Kasus Dugaan Korupsi
Pasca pendeklarasian yang dilakukan di Surabaya, Jawa Timur. Cak Imin mendapatkan panggilan dari KPK atas dugaan kasus korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tahun 2012.
Dalam panggilannya Cak Imin dimintai keterangan sebagai saksi karena ia pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2009 – 2014.
Baca Juga: PKS Tak Kunjung Bersikap Soal Cak Imin Jadi Cawapres Anies Baswedan, Begini Tanggapan NasDem
3. Cak Imin Batal Memberikan Pembukaan Acara MTQ di Tanah Laut
Belum lama ini beredar pemberitaan mengenai batalnya Cak Imin untuk mengisi pembukaan dalam acara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional di Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Batalnya Ketua Umum Partai PKB menjadi pembuka di acara tersebut dikabarkan secara mendadak pada saat ia sudah tiba di tempat acara, pasalnya hal itu terjadi karena adanya penolakan dari Bupati setempat yang tidak menginginkan Cak Imin memberikan pembukaan di acara MTQ karena alasan tertentu.
Baca Juga: Dibongkar Anies Baswedan, Ternyata Ini 5 Alasan Cak Imin Dipilih jadi Cawapres
4. Senam Bareng Anies di Stadion Patriot Candrabhaga Mendadak Dibatalkan
Jauh sebelum Anies mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapres, Anies pernah mendapatkan perlakukan yang kurang mengenakan dalam kampanye yang dilakukannya, yakni batalnya acara senam bareng Anies di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi pada Juli kemarin.
Stadion yang awalnya sudah disediakan untuk acara senam bareng Anies yang diadakan oleh Partai PKS mendadak dibatalkan secara sepihak oleh pihak pemerintah Bekasi, yang akhirnya menimbulkan adanya kekecewaan yang dialami oleh Partai PKS sebagai penyelenggara.***