Nasional

Soal Elektabilitas Anies Baswedan, Burhanuddin: Pilihan kepada Capres itu seperti Iman

Oleh: Cindra May Ningrum Sabtu 19 Agu 2023, 15:17 WIB
Elektabilitas para capres mengalami naik turun bahkan saling kejar-kejaran, termasuk pada Anies Baswedan. Posisinya sudah aman?

AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan, seorang mantan Gubernur DKI Jakarta menjadi salah satu bakal calon presiden di Pilpres 2024.

Sebagaimana telah diketahui menjadi seorang calon presiden, Anies Baswedan tentu tak lepas dari yang namanya elektabilitas.

Elektabilitas para capres mengalami naik turun bahkan saling kejar-kejaran, termasuk pada Anies Baswedan.

Terbaru, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait Tren Elektabilitas Capres dan Partai Politik Jelang pelaksanaan Pilpres 2024.

Hasil survei tersebut merilis bahwa elektabilitas Anies Baswedan sebagai calon presiden pernah mengalami peningkatan paling besar pasca pencapresannya oleh Nasdem di awal tahun 2022.

Namun, kemudian tren elektabilitasnya kini semakin menurun di tahun 2023.

Baca Juga: Gibran Tunggu Pinangan Cawapres Anies Baswedan, NasDem: Tidak Memenuhi Syarat

Burhanuddin Muhtadi sebagai Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, mengungkapkan bahwa dalam beberapa bulan ini, tampak tidak banyak dinamika pada dukungan capres, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Kedua bakal capres tersebut relatif berimbang di posisi teratas.

Secara statistik bakal capres Ganjar dan Prabowo tak jauh berbeda, namun unggul siginifikan dibandingkan Anies Baswedan.

"Anies memang sempat meningkat dari Juni 2022 sebanyak 18,8 persen naik sedikit 20,2 persen pada November 2022. Tapi, di 2023 ini menurun," kata Burhanuddin seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Sabtu, 19 Agustus 2023.

Burhanudin menambahkan, hingga kini memang tren data elektabilitas para calon presiden masih naik turun.

Baca Juga: Anies Baswedan Berikan Pujian, Museum dan Galeri ANI – SBY jadi Tempat yang Bermanfaat

"Jadi pilihan kepada Capres ini seperti iman ya, kadang naik kadang turun. Bayangkan Prabowo unggul 2020-2021, tapi disalip Ganjar di April 2022, sementara Anies yang konsisten pun sempat menyalip Prabowo di November 2022," tambah Burhanuddin.

Sepanjang tahun 2023, menurut Burhanuddin tren elektabilitas Anies Baswedan memang turun sampai dengan bulan Juli sedikit recover.

Berdasarkan hasil analisis, pendukung Anies Baswedan memang lebih menonjol pada kelompok etnis Minang, Betawi, Bugis, Melayu, pendidikan dan pendapatan tinggi, warga perkotaan, di DKI Jakarta, Sumatera, Sulawesi, yang tidak puas dengan Jokowi dan terutama basis Prabowo-Sandi di Pilpres pada tahun 2019 lalu.

Reporter Cindra May Ningrum
Editor Aris Abdulsalam