Nasional

Respons Anies Baswedan Soal Ungkapan Jokowi Terkait Pemimpin Masa Depan: yang Jadi Rujukan Konstitusi Kita

Oleh: Nuriyah Nofasari Jumat 18 Agu 2023, 10:57 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Bakal calonn presiden, Anies Baswedan, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai tantangan yang akan dihadapi oleh pemimpin Indonesia di masa depan.

Sebelumnya, Jokowi telah mengungkapkan bahwa hal yang penting bukanlah mengenai individu yang akan menggantikannya, tetapi lebih tentang kemampuan untuk melanjutkan upaya yang sudah dimulai.

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Anies menekankan bahwa sepanjang 78 tahun sejarah Indonesia merdeka, kepemimpinan tidak hanya terpusat pada satu presiden saja.

Baca Juga: Jadi HUT RI Kemerdekaan Terakhir yang Diadakan di Istana Negara Jakarta, Jokowi: 2024 Bakal Digelar Di IKN

"Kita merdeka bukan lima tahun yang lalu, kita merdeka 78 tahun yang lalu. Dan selama 78 tahun itu, ada banyak presiden yang sudah bekerja. Ada jutaan orang yang sudah berkarya. Ini bukan karya satu orang, ini bukan karya satu presiden. Ini adalah karya begitu banyak lintas generasi," ucap Anies usai mengikuti upacara di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2023).

Ia menyatakan bahwa setiap periode lima tahun, warga Indonesia menjalankan proses pemilihan umum untuk menentukan pemimpin presiden mereka.

"Kita menentukan apa yang sudah diraih, apa yang akan dikerjakan lima tahun berikutnya. Dan itu pasti ada yang disebut sebagai keberlanjutan, pasti juga ada selalu yang disebut dengan perubahan. Pasti. Dan itulah yang ada di seluruh bangsa di dunia ini," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga meyakini, nantinya kontitusi yang sudah dirancang para pendiri negara akan menjadi rujukan dan pegangan.

Baca Juga: Dear Mahasiswa Baru, Begini Tips Mendapatkan IPK Tinggi saat Kuliah

"Saya yakin, yang menjadi rujukan adalah konstitusi kita. Apa yang dirancang oleh pendiri republik ini. Itu yang jadi pegangan," ucapnya.

"Jadi, ke depannya itu, janji kemerdekaan, saya istilahkan tadi, yang menurut saya perlu jadi perhatian justru aspek keadilan, aspek kesetaraan, aspek pemerataan. Itu yang harus kita perhatikan," ujarnya.

Pidato Jokowi

Ketika berbicara di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (16/8/2023) yang lalu, Presiden Jokowi membicarakan mengenai tantangan yang akan dihadapi oleh pemimpin di masa depan.

"Ini bukan tentang siapa yang jadi presidennya. Bukan, bukan itu. Tapi apakah sanggup atau tidak? Untuk bekerja sesuai dengan apa yang sudah dimulai saat ini," ucapnya.

Menurut Jokowi, yang diperlukan dalam seorang pemimpin adalah keberanian. Ini disebabkan oleh kebutuhan bagi pemimpin berikutnya untuk memiliki ketahanan yang kuat guna melanjutkan kepemimpinan yang sedang dijalankannya saat ini.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Penjegalan Terhadap Dirinya Hal Wajar: Justru Saya Merasa...

Presiden juga menyampaikan bahwa tantangan di masa depan tidak akan mudah. Seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang sulit dan mungkin tidak populer.

"Oleh sebab itu menurut saya, pemimpin itu harus punya public trust karena kepercayaan adalah salah 1 faktor penentu. Bisa berjalan atau tidaknya suatu kebijakan, bisa diikuti atau tidaknya sebuah keputusan," Katanya.

"Ini adalah modal politik dalam memimpin sebuah bangsa." Tutupnya.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Jinan Vania Barizky