Nasional

Anies Baswedan Bongkar Kriteria Cawapresnya, Harus ‘Nomor Nol’ Ternyata Ini Maksudnya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 24 Jul 2023, 14:12 WIB
Baswedan Bongkar Kriteria Cawapresnya, Harus ‘Nomor Nol’ Ternyata Ini Maksudnya

AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) Anies Baswedan hingga kini belum mendeklarasikan sosok calon wakil presidennya (cawapres).

Baru-baru ini Anies Baswedan membongkar kriteria cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024 mendatang.

Dalam menentukan cawapresnya, tentu Anies Baswedan ingin mendapatkan pendamping yang bisa membuat koalisi solid.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Mahasiswanya Paling Banyak Drop Out

Selain itu, Anies Baswedan juga mengatakan bahwa ia memiliki kriteria lain yang ia tambah.

Adapun kriteria cawapres yang baru ditambahkan itu Anies sebut sebagai ‘nomor nol’.

Rupanya, ‘nomor nol’ yang disebut oleh Anies Baswedan sebagai kriterianya memiliki makna penting.

“Tapi saya rasa dalam perjalanannya kelihatannya ada kriteria nomor nol yang dulunya saya nggak memasukkan itu, yaitu tak bermasalah,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Senin (24/7/2023).

Baca Juga: Ada Apa dengan Minyak Telon yang Viral di TikTok? Ternyata Bocah SMP yang Bikin Geleng-Geleng

Seperti yang diketahui, Anies memiliki beberapa kriteria untuk menentukan cawapres pilihannya.

Anies menjelaskan bahwa sosok cawapresnya tidak hanya harus memiliki rekam jejak yang baik, tetapi juga harus berani.

Menurutnya, sekarang ini orang akan mudah tersandung apabila terkena sebuah masalah.

Sehingga, Anies menilai akan lebih baik jika kandidat cawapresnya memiliki rekam jejak yang baik.

Baca Juga: Libur Nasional Hari Kemerdekaan RI ke-78 Bisa Libur sampai 5 Hari

“Tak bermasalah dan berani. Karena kalau ada masalah mudah sekali kesandung sekarang ini. Jadi kriterianya 5 terus muncul kriteria nomor nol (yang artinya) tak punya masalah,” jelasnya.

“Karena itu faktor yang sangat penting. Karena kalau tidak kepleset-kepleset sepanjang jalan,” sambungnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil