AYOJAKARTA.COM – Pondok Pesantren Al Zaytun yang ramai dibicarakan karena sejumlah kegiatan yang tidak biasa dan tidak sesuai dengan ajaran Islam kini menarik perhatian Mahfud MD.
Karena Al Zaytun tidak hanya dianggap memberikan ajaran yang menyimpang saja tetapi juga diisukan memiliki hubungan dengan NII.
Isu mengenai pondok pesantren Al Zaytun yang memiliki hubungan dengan NII kemudian menambah pandangan negatif masyarakat kepada Al Zaytun.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Anak IPS dengan Prospek Kerja yang Menjanjikan, Dijamin Masa Depan Cerah
NII sendiri adalah singkatan dari Negara Islam Indonesia merupakan kelompok yang dilarang karena bertujuan untuk merubah ideologi negara dan menggulingkan pemerintahan yang sah.
Al Zaytun yang dianggap menyimpang kemudian menarik nama Panji Gumilang sebagai pemimpinnya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (14/7/2023), Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa dulu Panji Gumilang berinduk pada NII.
Meskipun pada saat itu NII merupakan kelompok gerakan bawah tanah tetapi kelompok ini sudah memiliki struktur kepemimpinan.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Orang yang High Value, Punya Kualitas Pribadi Bagus dan Penuh Pesona Karismatik
“Panji Gumilang ini, saudara sekalian, dulu induknya Negara Islam Indonesia. Merupakan organisasi tanpa bentuk, gerakan bawah tanah tetapi sudah ada strukturnya,” ungkat Mahfud MD.
Gerakan NII diketahui oleh pemerintah sehingga pada tahun 70an kelompok ini dibubarkan oleh negara. Namun meskipun NII di berbagai tempat sudah dibubarkan, nyatanya NII masih terus tetap ada ada dan aktif.
Oleh karena itu pemerintah melakukan cara memecah belah NII agar kelompok ini tidak lagi ada dan benar-benar hilang.
“NII ini dulu, ini saya dengar dari sumbernya langsung. Jadi NII itu dulu pemerintah tahu bahwa NII itu masih hidup. Sudah ditumpas di berbagai tempat masih hidup sehingga pemerintah lalu menggalang. Kalau gitu diadu saja antara NII dengan NII,” ungkap Mahfud MD.
Baca Juga: 8 Tanda Orang yang Sulit Sukses dalam Hidupnya, Kamu Termasuk?
Salah satu wilayah tempat beroperasi Al Zaytun yang telah dibubarkan oleh pemerintah kemudian berubah menjadi pondok pesantren. Pondok pesantren yang berdiri di bekas wilayah Al Zaytun itu adalah Al Zaytun.
“Dari NII ini salah satu wilayahnya itu komandemen 9, itu yang sekarang menjadi Al Zaytun,” ujar Mahfud MD.
Pernyataan dari Mahfud MD ini kemudian meluruskan isu simpang siur yang beredar mengenai Al Zaytun.
Baca Juga: 7 Tanda Wajah yang Dimiliki Orang Bijaksana
Karena sebelumnya Al Zaytun memang diisukan memiliki hubungan dengan NII. Dengan pernyataan yang disampaikan oleh Mahfud MD maka hubungan antara Al Zaytun , Panji Gumilang dan NII menjadi jelas.***