Nasional

Usul Anggota DPR Soal Denda Tilang Terkoneksi Dengan Rekening, Netizen: AUTO TUTUP REKENING!

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Kamis 13 Jul 2023, 12:08 WIB
Ilustrasi - Usul Anggota DPR Soal Denda Tilang Terkoneksi Dengan Rekening, Netizen: AUTO TUTUP REKENING!

AYOJAKARTA.COM - Usul Anggota DPR RI soal adanya denda tilang elektronik (ETLE) kembali menjadi perbincangan publik.

Pasalnya anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Golkar, Supriansa memberikan usulan bahwa denda tilang elektronik dapat terkoneksi langsung dengan rekening pengendara.

Hal itu dimaksudkan agar apabila terjadi pelanggaran dan pengendara harus ditilang, maka denda tilang elektronik dapat langsung terpotong dari rekening pengendara tersebut.

Baca Juga: Momen Ngakak Pengendara Motor Terciduk Hindari Polisi Usai Tilang Manual Kembali Diberlakukan: Panik Nggak?

Atau bahkan lebih hebatnya lagi sistem ini, denda juga bisa terkoneksi dengan tagihan kartu kredit yang dimiliki oleh pengendara.

Menurut Supriansa seperti pengalamannya saat mengendarai kendaraan dengan overspeed di luar negeri, ia memang tidak dikenakan tilang secara langsung disana.

Namun karena mobil yang dikendarainya terekam kamera tilang elektronik, tiba-tiba saat kembali ke Indonesia, muncul tagihan denda tilang di kartu kreditnya.

"Sistem ETLE kalau kita mengacu kepada diri saya kebetulan kebiasaan nyetir juga mungkin overspeed, saya dikenai denda tilang juga saya di luar negeri. Tapi begitu saya kena lampu kamera, saya tidak apa-apa kan," ujar Supriansa dikutip dari unggahan akun Instagram @undercover.id.

Baca Juga: Wacana Pemakaian Nama Pribadi di Plat Nomor Kendaraan, Ini Jumlah Uang yang Harus Dipegang

"Tetapi pada saat saya kembali ke Indonesia tahu-tahu kredit card saya sudah dicharge sekian," lanjutnya.

Hal itulah yang mendorong Supriansa mengusulkan sistem ETLE yang terkoneksi dengan rekening para pengendara.

Ia pun mengaku harus tetap membayar denda tilang tersebut dengan menggunakan kartu kredit miliknya.

Menurutnya sistem ETLE yang terkoneksi dengan rekening pengendara akan membutuhkan kerja keras dari segi keamanan dan akurasi data.

Namun dengan adanya sistem ini, Supriansa menyebut bahwa ada harapan bahwa masyarakat Indonesia akan tertib dan disiplin dalam berkendara.

Baca Juga: RUU Kesehatan Resmi Disahkan Menjadi Undang-Undang, Ini Komposisi Fraksi yang Menentang

"Saya katakan yang namanya lalu lintas kedepannya ini harus menuju kedisiplinan, kita semuanya kita harus disiplin untuk berlalu lintas," terangnya.

Sontak saja usulan anggota DPR RI Komisi III ini mendapatkan beragam reaksi dari para netizen.

Lebih dari 5000 komentar muncul di akun Instagram tersebut dan mayoritas adalah yang kontra terhadap usulan Supriansa tersebut.

"AUTO TUTUP REKENING. NABUNG DI CELENGAN AYAM," ujar salah satu netizen.

"Ibaratnya orang lain boleh buka2 dompet kita seenaknya," timpal netizen lainnya.

"Denda tertidur saat rapat langsung terhubung ke rekening anggota gimana? Per detik kepotong 1 juta," tulis akun lainnya.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Hengky Sulaksono