Nasional

Kasus Ponpes Al Zaytun Memasuki Tahap Penyidikan, Ridwan Kamil: Masyarakat Mohon Tetap Kondusif

Oleh: Dhiajeng Ayu Utri Agustin Kamis 06 Jul 2023, 22:12 WIB
Kasus Ponpes Al Zaytun Memasuki Tahap Penyidikan, Ridwan Kamil: Masyarakat Mohon Tetap Kondusif

AYOJAKARTA.COM -- Untuk menjaga suasana kondusif selama Bareskrim Polri melakukan penyidikan ke Ponpes Al Zaytun, Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat meminta masyarakat agar tetap tenang menyikapi kasus ini.

Demi menyelesaikan polemik Ponpes Al Zaytun, Ridwan Kamil memastikan bahwa pemerintah dan aparat kepolisan saling bahu membahu untuk bekerja menuntaskan masalah ini.

"Saya ulangi lagi. Untuk masyarakat mohon untuk tetap kondusif, tindakan pidana kan sedang berlangsung dengan penyelidikan dari Polri," jelas Ridwan Kamil di Gedung DPRD jawa Barat, Kota Bandung dikutip dari Antaranews.com pada Kamis, 6 Juli 2023

Baca Juga: Bukan Bansos Reguler PKH-BPNT yang akan Diterima Pemilik Kartu KIS PBI, Tetapi Bantuan Semacam Ini

Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga memastikan bahwa Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang menelusuri pembekuan rekening milik Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang.

"Kemudian yang kedua, proses pembukuan rekening aliran-aliran yang mencurigakan juga sedang berproses di PPATK," ujarnya.

Tidak hanya itu, Ridwan kamil juga memastikan masalah aset lahan yang dimiliki Ponpes Al Zaytun akan diselidiki oleh Polri, apakah lahannya kategori ilegal atau tidak.

"Saat ini sedang diteliti, bagian dari penyelidikan Polri, karena dulu ada laporan pencaplokan lahan ilegal. Itu akan disidik oleh polri. Sehingga kita akan tahu apakah itu legal atau tidak, berapa yang legal dan berapa yang tidak legal, kita tunggu hasil pemeriksaan," ungkap Ridwan Kamil.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah yang Paling Sulit untuk Dapat Pekerjaan di Perusahaan, Kenali Dulu Sebelum Menyesal

Ridwan Kamil juga menambahkan saat ini pemerintah pusat akan mempersiapkan untuk pengambilalihan pondok pesantren dan juga untuk menyelamatkan ribuan santri yang sedang melaksanakan pendidikan di Ponpes Al Zaytun.

"Lalu yang ketiga, pesantrennya sendiri yang disebut akan dibina itu, akan diambil alih oleh Kemenag. Tapi butuh waktu untuk mengurus tujuh ribuan siswa, tidak sesederhana itu," ujar Ridwan Kamil.

"Gurunya dari mana, kualifikasinya apa, makanya rentang waktu pembinaan dan pengambilalihan itu selama PPDB ini, sehingga pada masuk sekolah itu urusan Al Zaytun sudah selesai," tutup Gubernur Jawa Barat tersebut. ***

Reporter Dhiajeng Ayu Utri Agustin
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil