Nasional

Bocah SD di Medan Meninggal Dunia Akibat Aksi Perundungan oleh Kakak Kelas Hingga Tewas, Netizen: Penjarakan!

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 29 Jun 2023, 11:21 WIB
Bocah SD di Medan Meninggal Dunia Akibat Aksi Perundungan oleh Kakak Kelas Hingga Tewas

AYOJAKARTA.COM - Sebuah kabar yang memilukan kembali terdengar setelah seorang anak SD yang masih duduk di kelas satu dikabarkan meninggal dunia dianiaya oleh kawannya.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram terang_media (29/6/2023), diunggah sebuah video yang menggambarkan kondisi rumah korban yang penuh dengan pelayat tepatnya berada di Kota Medan Sumatera Utara.

Dari keterangan dalam unggahan video tersebut dijelaskan bahwa korban mengalami retak pada kepalanya dengan badan yang tengah membiru akibat dianiaya oleh kakak kelasnya yang duduk dibangku kelas 3 SD.

Baca Juga: Anies Baswedan Membawa Politik sampai Tanah Suci, Bagaimana Tanggapan Pakar Komunikasi Politik?

Dituliskan pula bahwa korban diduga sering menerima perlakuan bullying dari teman-teman yang umurnya lebih tua tersebut.

Sebelum meninggal dunia korban sempat mengeluhkan perlakuan aniaya tersebut kepada ibunya hingga menyebabkan kepalanya sakit.

"Rame anak SD meninggal dipukul sama kawannya, dianiaya," ucap seorang wanita merekam video tersebut.

 "Woh itu dia, pulang otopsi, otopsi," lanjut perekam video tersebut.

Selain itu dituliskan pula dalam video terkait rasa kehilangan perekam setelah mengetahui korban meninggal dunia.

Baca Juga: Catat! 4 Resep Bumbu Sate Kambing Kurban Idul Adha Khas Cita Rasa Nusantara

"Kejadian ank SD kls 1 dibunuh sama kawan nya kepala retak, bdan biru2. Surga tempatmu nak, tak bs lg kulihat kau jln didepan rmh ku sambil gandeng tgn adekmu," tulis keterangan di video.

Beberapa warganet pun ikut geram dengan tindakan anak SD di luar nalar yang mampu melakukan penganiayaan terhadap kawannya tersebut.

"Penjarakan sampai dewasa, seorang tuanya juga nggak usah ada perlindungan bawah ukur," tulis akun @tralililululala.

"Kelalaian orang tua mendidik anaknya! Penjarakan tanpa pandang bulu ntah itu masih dibawah umur atau apalah," tulis akun @qu_yuan29.

Baca Juga: Bela Sang Istri Tasyi Athasyia, Syech Zaki Alatas Malah Dikritik Warganet, Kok Bisa?

"Penjarakan saja! Jika perlu guru di sekolah dan orang tuanya juga perlu diberi bimbingan!" Tulis akun @harie_monskie.****

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Vincensia Enggar Larasati