Nasional

Anies Baswedan Membawa Politik sampai Tanah Suci, Bagaimana Tanggapan Pakar Komunikasi Politik?

Oleh: Awit Wiarni Kamis 29 Jun 2023, 10:37 WIB
Anies Baswedan dinilai tetap membawa hal-hal politik meskipun sedang melaksanakan ibadah haji. Apa itu?

AYOJAKARTA.COM -- Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024 yang sedang menjalankan ibadah haji ke tanah suci mendapat perhatian dari masyarakat.

Pakar Komunikasi Politik Prof Karim Suryadi menemukan hal yang menarik dari pernyataan Anies Baswedan ketika berada di tanah suci.

Karena Anies Baswedan dinilai tetap membawa hal-hal politik meskipun sedang melaksanakan ibadah haji.

Baca Juga: 5 Jawaban dan Balasan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2023

Tidak hanya Anies Baswedan saja yang melaksanakan ibadah haji sebelum pencapresan, bakal Capres Ganjar Pranowo pun melakukan hal yang sama.

Keduanya yang sulit bertemu di Indonesia, sempat bertemu di tanah suci lengkap dengan keluarga masing-masing.

Pertemuan ini menarik perhatian publik karena baik Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo merupakan bakal Capres yang akan bersaing.

Oleh karena itu, tidak sedikit yang berasumsi bahwa pertemuan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di tanah suci ini memiliki unsur politik.

Baca Juga: Transfer Ke Sesama BCA Sudah Tidak Gratis? Simak Detail Aturan Baru Bank BCA Efektif Diberlakukan Mulai 29Juni

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (29/6/2023), pada saat akan menunaikan ibadah haji, Anies Baswedan sempat menyampaikan pada wartawan doa apa yang akan ia panjatkan nantinya.

Anies menyampaikan bahwa doa yang akan ia panjatkan adalah meminta adanya keadilan di dunia. Menariknya Prof Karim Suryadi menyadari bahwa apa yang disampaikan Anies tersebut ternyata mengandung unsur politik.

Karena dalam suatu pidato politiknya, Anies juga menyampaikan mengenai keadilan. Kesamaan inilah kemudian yang membuat Anies membawa politik hingga ke tanah suci.

“Dari apa yang dikatakan Anies ketika ditanya wartawan, dia akan berdoa, berdoa tentang apa? Berdoa tentang hadirnya keadilan di muka bumi ini,” kata Prof Karim Suryadi.

Baca Juga: Perubahan Biaya Transfer Rekening BCA dan BI Fast Berlaku Mulai 29 Juni 2023, Siap-siap Saldo Terpotong?

“Dan tidakkah anda ingat dia pernah berpidato politik yang judulnya meluruskan jalan menghadirkan keadilan. Jadi kok doanya seperti pidato politiknya,” lanjutnya.

Prof Karim Suryadi menjelaskan bahwa di dalam ajaran agama, keadilan menjadi salah satu nilai dasar yang harus dijalankan.

Jadi wajar jika Anies Baswedan kemudian memanjatkan doa yang isinya sama dengan pidatonya mengenai keadilan.

“Contohkan oleh Mas Anies Baswedan, dia akan berdoa agar kehadiran ini adalah keadilan hadir di Indonesia. Jangan lupa keadilan adalah nilai dasar yang dianjurkan agama untuk bertindak adil kepada sesama,” ujar Prof Karim Suryadi.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil