AYOJAKARTACOM- Bakal Calon Presiden 2024, Anies Baswedan kembali mengkritik kebijakan subsidi kendaraan listrik yang diberikan pemerintah pada masa Presiden Jokowi.
Anies menyebut kalau subsidi tersebut hanya akan menguntungkan kalangan menengah atas saja, namun bukan untuk dinikmati oleh masyarakat kalangan bawah.
Sebab di Indonesia, mobil listrik hanya dibeli dan digunakan oleh kalangan yang mapan secara ekonomi.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Orang Sabar yang Bisa Bangkit dari Titik Terendah Hidup
"Subsidi untuk mobil listrik itu hanya dinikmati segelintir orang yang memang kondisi ekonominya sudah sangat baik. Karena itu mereka mampu membeli mobil listrik," kata Anies.
Selain itu, Anies menjelaskan bahwa untuk mengendalikan polusi udara dan mengurangi pemanasan global, ada langkah-langkah yang lebih tepat untuk diimplementasikan seperti mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum.
"Padahal kalau bicara tentang pengelolaan dampak dari polusi udara, yang harusnya kita kerjakan adalah memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum," lanjutnya.
Selanjutnya, kebijakan ini perlu diterapkan terkait ekspansi elektrifikasi transportasi umum untuk menekan pencemaran udara di Indonesia.
Baca Juga: Bayar Hutang atau Berqurban? Ustaz Abdul Somad Jelaskan Mana yang Harus Didahulukan
Oleh karena itu, masyarakat bisa merasakan kebijakan dari pemerintah ini secara adil tanpa di beda-bedakan.
"Dan itu artinya, ekspansi transportasi umum dan elektrifikasi transportasi umum yang kemudian dampaknya bisa dirasakan oleh semua," kata Anies lebih lanjut yang dikutip AyoJakarta.com pada Senin (26/5) dari YouTube Kompas TV.
Sebelumnya diketahui, pada 7 Mei lalu, Anies juga mengkritik subsidi mobil listrik saat hadir dalam kegiatan Relawan Amanat Indonesia. ***