AYOJAKARTA.COM -- Denny Indrayana kembali membuat pernyataan yang menuai polemik besar di kalangan publik.
Terlebih bagi ajang pemilihan presiden atau Pilpres yang bakal digelar pada 2024 mendatang.
Pasalnya, Denny Indrayana membuat pernyataan soal potensi Anies Baswedan bakal dijadikan tersangka terkait dengan kasus dugaan korupsi Formula E.
Baca Juga: Nasabah Jangan Kaget, Ada Aturan Baru Bank BCA yang Berlaku 29 Juni 2023
Bahkan Denny Indrayana membuat surat terbuka pada Rabu, 21 Juni 2023 yang berisi klaim soal KPK sudah menempatkan Anies Baswedan dalam radar mereka.
Pernyataan Denny Indrayana tersebut lantas memicu banyak reaksi dari sejumlah pihak.
Terbaru, salah satu petinggi Koalisi Perubahan untuk Persatuan dari Partai Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono turut menanggapi serius pernyataan Denny Indrayana tersebut.
AHY menegaskan dan berpesan agar jangan sampai ada upaya penjegalan terhadap langkah Anies Baswedan maju Pilpres 2024.
Baca Juga: 5 Ciri Kamu Orang yang Cerdas Meski Sering Dianggap Penyendiri
Tak hanya itu, AHY juga menegaskan soal tidak boleh ada kriminalisasi terhadap Anies Baswedan yang bisa dijaddikan upaya penjegalan.
“Tidak boleh ada politisasi terhadap siapapun apalagi kriminalisasi,” ujar AHY dikutip dari laman Suara.com pada Sabtu (24/6/23).
Selain menegaskan tidak boleh ada upaya penjegalan dalam bentuk apapun terhadap para kandidat capres, AHY juga berharap hal ini untuk pemilu nanti.
Ketua Umum Partai Demokrat tersebut berharap jika pemilu 2024 yang merupakan pesta demokrasi 5 tahun sekali tersebut bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Menarik dan Punya Pesona Inner Beauty Alami
“Kita berharap ke depan, biarkanlah Pemilu 2024 menjadi ajang yang baik,” harap AHY.
AHY juga berharap agar jalannya pemilu dapat transparan untuk memilih pemimpin baru bagi Republik Indonesia.
“Momentum yang baik untuk kita semua mencari dan menentukan pilihan kepada pemimpin termasuk wakil-wakil rakyatnya ke depan,” imbuhnya.