Nasional

Nyeleneh, Panji Gumilang Ajarkan Naik Haji Kelilingi Pesantren Al Zaytun hingga Lempar Jumrah dengan Uang

Oleh: Admin Jumat 23 Jun 2023, 12:40 WIB
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun

AYOJAKARTA.COM -- Kontroversi pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun kian menjadi perbincangan di masyarakat. Terbaru, pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang itu dikabarkan mengajarkan aturan nyeleneh mulai dari mengubah kalimat syahadat hingga melaksanakan Haji tanpa pergi ke Mekkah.

Yang membuat geleng-gelang, Panji Gumilang mengajarkan Ibadah Haji tak perlu dilakukan di Tanah Suci, Mekkah. Namun, dia menyebut ibadah tersebut cukup dilakukan ponpes Al Zaytun.

Hal ini dibagikan langsung oleh mantan pengurus ponpes bernama Ken Setiawan. Ken Setiawan menyampaikan, Panji Gumilang mengajarkan pada para santri dengan hanya cukup beribadah haji dengan mengunjungi ponpes pada 1 Muharram.

Baca Juga: Nasabah Jangan Kaget, Ada Aturan Baru Bank BCA yang Berlaku 29 Juni 2023

"Ibadah haji nggak perlu ke Mekkah, cukup datang ke Al Zaytun setiap satu tahun sekali pada 1 Muharram," tutur Ken Setiawan dikutip dari Suara.com pada Jumat (23/4/2023).

Ken Setiawan juga menyampaikan, pada tanggal itu, semua Korwil Ponpes Al Zaytun dan para santri melakukan ritual haji. Namun ritual haji ini bukan mengelilingi Kabah, melainkan mengeliling area pesantren Al Zaytun.

"Di dalam itu sekitar 250 ribu jemaah hadir semua, masing-masing Korwil juga melakukan ritual ibadah Haji. Keliling tawaf misalnya, kita bukan keliling Kabah tapi keliling pesantren yang luasnya 1.200 hektare. Kita bertakbir Allahuakbar bahwa inilah Islam ini besar, mewah, megah, lengkap fasilitasnya," sambung Ken.

Selain itu Ken Setiawan mengatakan, cara tawaf di Al Zaytun sangat berbeda dibanding ibadah haji di masjidil Haram, Mekkah. Korwil dan para santri disebut menyerukan fasilitas ponpes Al Zaytun.

Baca Juga: Orang Jenius dan Cerdas Alami Pasti Punya 9 Tanda Ini, Apa Saja?

"Tawaf itu mengakbarkan Al Zaytun dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Saya rasa semua orang yang ke sana mengucap Subhanallah, besar sekali, luas sekali," ucap Ken.

Para santri ponpes Al Zaytun juga diajarkan Panji Gumilang cara melempar jumrah. Bedanya, bukan dengan kerikil seperti di Mekkah, melainkan mereka diajarkan melempar bahan bangunan dalam bentuk uang.

"Ada juga istilah lempar jumrah kalau di Mekkah menggunakan kerikil. Jika di Mekkah umumnya melempar jumrah dengan kerikil, di ponpes Al Zaytun para jemaah diminta melempar 'semen' dalam bentuk uang," ucap Ken.

Karenanya, Ken Setiawan menyampaikan setiap orang yang datang ke ponpes Al Zaytun dari mulai rombongan jemaah atau lainnya tak akan melawatkan ritual haji nyeleneh yang diajarkan Panji Gumilang. termasuk melempar jumrah dalam berbentuk uang.

Baca Juga: 4 Ciri Oli Gardan Motor Matic Harus Segera Diganti, Sudah Habis Bro!

"Rombongan wilayah mana nanti di akhir sesi sambutan Syekh Panji Gumilang, ada ritual melempar jumrah, misalnya dari Jakarta ada Rp1 miliar. Ini melempar jumrah tidak pakai kerikil tapi dulu minimal dengan tujuh sak semen dalam bentuk duit," pungkasnya.

Reporter Admin
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil