Nasional

Pakar Komunikasi Politik Sebut Ganjar Pranowo Kalah Skor dengan Prabowo Subianto, Ini Perbandingannya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 21 Jun 2023, 19:17 WIB
Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM -– Bakal calon presiden (bacapres) yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, hingga kini masih menjadi sorotan publik.

Baru-baru ini, Ganjar Pranowo disebut ‘kalah skor’ dengan Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden (capres) Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali, mengatakan bahwa Ganjar Pranowo kalah skor dibandingkan dengan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Jadi Lawan Politik Anies Baswedan Ternyata Sering WhatsAppan dengan Ganjar Pranowo, Ini yang Dibahas  

Effendi Gazali menyebut bahwa perbandingan antara skor Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto adalah 1:5.

“Malah menurut saya skornya 1 berbanding 5,” kata Effendi dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (21/6/2023).

Effendi mengungkapkan perbandingan Ganjar dan Prabowo 1:5 tersebut bukanlah tanpa alasan.

Perbandingan tersebut Effendi ambil berdasarkan kegiatan Ganjar dan Prabowo bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Unggah Momen Nobar Indonesia VS Argentina, Langsung Kena Sindir Warganet: Gak Dilarang Pak?

Effendi memaparkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, terlihat kebersamaan antara Presiden Jokowi dan Prabowo.

Seperti halnya ketika Presiden Jokowi dan Prabowo bertemu di Istana Negara dan Istana Bogor.

Bahkan yang terbaru, keduanya bertemu pada saat peresmian sebuah rumah sakit.

Baca Juga: Survei LSI Denny JA: Pemilih yang Puas Kinerja Jokowi Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

Dari beberapa momen kebersamaan tersebut, tampak seakan-akan Presiden Jokowi makin ‘lengket’ dengan Prabowo.

“Pada waktu itu di rakernas PDI Perjuangan, Pak Jokowi mengatakan dia hanya mendukung Ganjar, kurang lebih begitu ya. Lalu ada terlihat kebersamaan. Tetapi sesudah itu kita tahu ada di Malaysia, Pak Jokowi bersama dengan Pak Prabowo. Kemudian ada 2 kali kan bertemu, di Istana Negara satu, di Istana Bogor satu. Kemudian ada peresmian Rumah Sakit Tzu Chi dan kemarin di lapangan bola,” paparnya.

“Pada konteks pemilu modern, itu sangat penting. Perbandingannya itu 1 banding 5,” tutupnya.***(Nisrina Harum Lestari)

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Wahyu Vitaarum