Nasional

Survei LSI Denny JA: Pemilih yang Puas Kinerja Jokowi Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Selasa 20 Jun 2023, 14:41 WIB
Presiden Joko Widodo bersama dengan Prabowo dan Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM--Perubahan dinamika survei atas tiga nama capres yang telah mendeklarasikan dirinya akan maju pada kontestasi politik tahun depan terus bergejolak saat ini.

Terakhir lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA membagikan hasil survei (19/6/2023) terkait para pendukung Jokowi yang kini lebih banyak memberikan suaranya kepada Prabowo Subianto dibanding Ganjar Pranowo.

Dari hasil survei dikatakan bahwa mereka tidak suka dengan branding Ganjar Pranowo sebagai petugas partai.

Baca Juga: PPP Yakini Duet Ganjar - Sandiaga Menang Pilpres 2024: Sejarah Harus Terulang!

Dikutip dari laman news.republika.co.id peneliti LSI, Adjie Alfaraby, mengatakan, untuk pemilih yang puas dengan Jokowi, mereka cenderung memberikan suaranya kepada Prabowo dengan persentase sebesar 43,3 persen, sedangkan sebanyak 42,3 persen suara diberikan kepada Ganjar Pranowo.

Sementara publik yang merasa tidak puas dengan kinerja Jokowi memberikan suaranya kepada Prabowo sebesar 43,8 persen sedangkan Ganjar sebesar 40,2 persen.

Perubahan ini pun terlihat dari survei Januari 2023, Maret 2023, hingga akhirnya survei Juni 2023 pertama kalinya responden yang merasa puas terhadap kinerja Jokowi lebih banyak memilih Prabowo dibanding Ganjar.

Baca Juga: Jawaban Anies Baswedan Soal Tudingan Islam Radikal kepada Dirinya: Saya Tidak Bisa Jawab Dugaan Sangkaan...

Hal ini menurut Adjie masih berhubungan dengan polemik kedatangan Timnas Israel yang dahulu sempat ramai ditolak oleh Ganjar Pranowo hingga membuat piala dunia batal diselenggarakan di Indonesia.

Publik menilai bahwa Ganjar Pranowo dinilai lebih patuh kepada Megawati sebagai petugas partai dibandingkan dengan Jokowi sebagai Presiden.

Mayoritas responden juga menyebutkan bahwa tidak setuju presiden sebagai petugas partai.

Dari hasil survei tercatat sebesar 69,9 persen publik menyatakan kurang setuju/tidak setuju sama sekali jika presiden adalah petugas partai, dan responden yang menyatakan setuju sebesar 17.5 persen.

Baca Juga: Momen Keakraban Jokowi, Prabowo Subianto dan Erick Thohir saat Nonton Indonesia vs Argentina

Ketidaksukaan mayoritas responden terhadap capres sebagai petugas partai tidak hanya terjadi di luar partai pengusung Ganjar yakni PDIP.

Menurut Adjie, publik juga melihat kedekatan emosional dan kecocokan Prabowo dengan Jokowi dan keluarga Jokowi.

Selain itu terlihat disampaikan pula oleh Adjie bahwa Prabowo bisa langsung deal dengan Jokowi soal apapun karena bukan merupakan petugas partai.

“Prabowo bisa langsung deal dengan Jokowi soal apa pun, sementara Ganjar perlu ada perantara partai karena posisinya sebagai petugas partai,” kata Adjie.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Kiki Dian Sunarwati