AYOJAKARTA.COM--Kompol Petrus H Simamora kini harus meneima pil pahit karena dicopot jabatannya.
Pencopotan jabatan Kompol Petrus H Simamora merupakan buntut kasus mutasi salah satu anggota Brimob Bripka Andry Darma Irawan yang kini tengah viral.
Pasalnya Bripka Andry Darma Irawan mengaku diminta Kompol Petrus H Simamora untuk mencarikan dana dengan jumlah total mencapai Rp 650 juta.
Bripka Andry yang merupakan bawahan hanya bisa menurut dan mencarikan dana tersebut yang telah ditransfernya ke rekening pribadi Kompol Petrus.
Namun sayangnya, usai melakukan segala cara demi permintaan sang atasan, Bripka Andry harus menerima keputusan dimutasi ke Pekanbaru.
Bripka Andry yang tak terima kemudian menceritakan kisahnya itu di media sosial dan akhirnya viral.
Kini Polda Riau akhirnya harus mencopot jabatan Kompol Petrus atas dugaan memerintahkan anak buah mencari uang tersebut.
Petrus juga harus rela diperiksa oleh bagian Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau.
Pemeriksaan tersebut juga dilakukan karena Bripka Andry sempat mengunggah bukti chat dirinya dengan Kompol Petrus.
Dimana Kompol Petrus meminta bahkan terkesan memaksa agar Andry menyiapkan sejumlah dana yang dimintanya.
Selain bukti chat Andry juga rupanya mengunggah bukti transfer dirinya ke Kompol Petrus yang jumlahnya mencapai Rp 650 juta.
Pihak Kabid Propam Polda Riau, Kombes Johanes Setiawan menyampaikan bahwa Kompol Petrus yang dicopot jabatannya sebagai Komandan Batalyon Manggala kini harus menjalani pemeriksaan.
"Kasusnya sedang ditindaklanjuti. Terkait setoran ini masih didalami, nanti pembuktiannya ada di sidang, Kompol Petrus pun saat ini sudah dicopot jabatannya dalam rangka pemeriksaan," ujar Johanes seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman Kabar Inspirasi.
Baca Juga: Bupati Meranti Jadi Tersangka! KPK Ungkap Hasil Korupsi untuk Biaya Maju Pilgub Riau Tahun 2024
Kini Bripka Andry pun disebutkan belum mulai menjalani aktivitasnya di kantor yang baru pasca dimutasi ke Pekanbaru.
Hal tersebut karena dirinya dan keluarga mengaku khawatir soal keselamatan mereka karena telah membuka kasus ini.***