Nasional

Waduh, Usai Heboh Sindir Soal Jogging, Kini Anies Singgung Tanda-tanda Negara yang Gagal?

Oleh: Cita Aryani. M Kamis 01 Jun 2023, 13:30 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM -- Bakal calon presiden dari KPP, Anies Rasyid Baswedan mengulas sebuah isi buku yang berjudul Why Nations Fail atau mengapa negara gagal.

Dalam buku ini, terdapat pembahasan mengenai penyebab suatu kemunduran dan kemajuan suatu negara secara sederhana yang ditentukan oleh desain dari institusi politik serta ekonomi bangsanya.

Awalnya, Anies mengatakan bahwa studi tersebut bukan teoritis melainkan kumpulan berbagai peristiwa dan mengambil hikmah apa yang mesti diperhatikan agar sebuah negara bisa terus bangkit ke depan.

Baca Juga: Siap Menang Pilpres 2024, Tiga Pentolan Partai Pendukung Anies Baswedan Bertemu di Pulau Pribadi

"Dan di antara tanda-tanda mengapa gagal, mengapa kemunduran adalah dua unsur utama, institusi politik dan institusi ekonomi," kata Anies Baswedan.

Selain itu, ia juga menyinggung tentang institusi politik dan ekonomi yang bersifat ekstraktif, memeras, maka pelan-pelan negaranya akan turun secara perlahan tapi pasti.

Maka dari itu, bila institusi ekonomi dan politik sifatnya inklusif, memberikan kesempatan setara pada semua, hal ini juga akan membuat negara pelan-pelan bangkit menjadi kuat dan berkembang.

"Negara dengan institusi politik bersifat memeras, menyingkirkan, cenderung mengkonsolidasikan kekuatan, kewenangan pada satu pemimpin, pada satu grup, pada satu kelompok," ucap Anies Baswedan.

Baca Juga: Wah! Prabowo Subianto Sebut Nama Anies dan Ganjar di Pidatonya, Ada Apa?

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan jika kekuasaannya tidak disebar dan dibagikan kepada semua orang.

Negara dengan institusi politik yang memeras dan menyingkirkan memberikan partisipasi yang terbatas, partisipasi yang terkendali pada orang atau kelompok lain.

"Bahkan mereka-mereka yang berbeda pikiran politiknya, sering dipinggirkan dari arena. Negara dengan institusi politik yang memeras, menyingkirkan ini, sering tidak mengindahkan etika, sering tidak mengindahkan aturan hukum, bahkan peraturan bisa ditekak-tekuk bisa diterapkan secara tebang pilih," jelasnya kemudian dikutip dari YouTube Anies Baswedan, Kamis (01/06/2023).

Baca Juga: Anies Baswedan Sorot Beberapa Sektor yang Harus Diperbaiki Jika Terpilih Menjadi Presiden pada Pilpres 2024

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa sikap tersebut hanya bisa menguntungkan orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan itu. Anies berharap tanda-tanda kegagalan negara ini tidak dirasakan oleh masyarakat tanah air.

Namun sayangnya tanda-tanda yang disebutkan itu sudah banyak terjadi dan bahkan membuat rakyat menderita karena ada banyak mafia yang ada saat ini.

Ia juga mengungkapkan jika hal tersebut sudah terjadi maka itu sudah menunjukkan bahwa negara tersebut berada pada ambang yang mengkhawatirkan.

"Mudah-mudahan tanda-tanda seperti ini tidak ada di negeri karena itu merupakan tanda-tanda bukan menuju kesuksesan, " katanya.***(Cita Aryani. M)

Reporter Cita Aryani. M
Editor Wahyu Vitaarum