AYOJAKARTA.COM---Viral pernyataan Jokowi terkait akan ‘cawe-cawe’ di Pemilu 2024, membuat kekhawatiran banyak pihak, seperti masyarakat luas hingga tokoh politik.
Bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan menanggapi kekhawatiran yang muncul di kalangan masyarakat terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai "cawe-cawe" dalam kontestasi politik 2024.
Dikutip oleh ayojakarta.com pada 31 Mei 2023 melalui siaran live streaming di kanal Youtube Kompas TV, kekhawatiran masyarakat tersebut terutama berkaitan dengan kemungkinan adanya ketidaknetralan hingga ketidakadilan dalam proses politik mendatang.
Anies mengungkapkan kekhawatiran ini dalam sebuah acara di Sekretariat Perubahan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 30 Mei 2023.
Dia menyampaikan bahwa beberapa orang telah mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait potensi terjadinya ketidakadilan dalam sebuah kontestasi politik.
"Ada yang mengungkapkan kekhawatiran tidak fair antar caleg, ada yang mengungkapkan kekhawatiran tidak fair perlakuan parpol saat pemilu," kata Anies.
Selain itu, Anies juga mendengar kekhawatiran yang berkaitan dengan netralitas penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) dan perlakuan yang adil terhadap calon legislatif (caleg) dari berbagai partai politik.
Kekhawatiran ini muncul sebagai akibat dari pernyataan "cawe-cawe" yang telah disampaikan.
Baca Juga: Isu Presiden Jokowi Cawe-Cawe di Pilpres 2024, Anies Baswedan Ungkap Ada Kekhawatiran Penjegalan
"Kekhawatiran juga terkait dengan perlakuan tidak adil terhadap partai politik, calon presiden, dan potensi kecurangan yang mungkin terjadi akibat pernyataan tidak netral dan cawe-cawe tersebut," jelas Anies.
Anies berharap bahwa kekhawatiran ini tidak akan terbukti dan semua pihak dapat menjaga netralitas dalam menyikapi Pemilu 2024.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyambut pesta demokrasi ini dan memastikan bahwa masa depan bangsa kita akan semakin baik setiap langkahnya," kata sosok mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Baca Juga: Presiden Jokowi Cawe-Cawe Pemilu 2024? Pihak Istana Ungkap Tujuan dan Harapannya
Di sisi lain, Presiden Jokowi telah memastikan bahwa dirinya akan terlibat secara langsung dalam Pemilu 2024.
Meskipun begitu, Sekretaris Kabinet mengungkapkan bahwa pernyataan Presiden Jokowi tersebut untuk memastikan kebijakan terkait Ibu Kota Nusantara atau IKN tetap berjalan.
Namun, efek kata ‘cawe-cawe’ pada pidato dari sosok RI 1 ini membuat heboh masyarakat dan viral di berbagai media massa dan media sosial.***