Nasional

Tegas Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Tentang Mario Dandy Mendapatkan Privilege, Itu Tidaklah Benar!

Oleh: Cita Aryani. M Minggu 28 Mei 2023, 17:42 WIB
Tegas Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Tentang Mario Dandy Mendapatkan Privilege

AYOJAKARTA.COM- Viralnya video tersangka penganiayaan Cristalino David Ozora, Mario Dandy Satriyo, yang memasang kabel ties untuk mengikat tangannya sendiri ini memang menuai sorotan tajam publik.

Pasalnya, aksi tersebut dianggap sebagai perlakuan yang mengistimewakan anak mantan pejabat Rafael Alun Trisambodo itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko merespon kabar yang beredar luas di jagat maya ini karena video tersebut ada yang sudah dipotong dan menimbulkan polemik.

Baca Juga: Update Helikopter Jatuh di Ciwidey Saat Latihan Terbang, Ada Korban yang Masih Dalam Pencarian

Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika Mario berada di kawasan Rutan Polda Metro Jaya, tepatnya di ruangan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti.

Kejadian ini berlangsung pada saat pengurusan administrasi penyerahan tersangka kepada penyidik.

Kombes Trunoyudo juga mengatakan bahwa Mario tidak pernah mendapatkan privilege selama proses hukumnya berlangsung.

Sebab pemakaian baju tahanan dan pemasangan kabel ties tersebut oleh penyidik sudah sesuai dengan SOP. Namun ia juga tidak membantah video terkait pemasangan kabel ties yang dilakukan Mario ini.

Baca Juga: Lionel Messi Masuk Skuad Argentina di Tur Asia Melawan Timnas Indonesia, Intip Nama Bintang yang Ikut Main

"Ya rekan-rekan bisa melihat pada faktanya. Sebenarnya ini kan belum waktunya karena dia harus menggunakan baju orange. Memang kabel ties yang disiapkan oleh penyidik ya dan itu masih dalam kepengurusan kan kita bisa melihat sama-sama faktanya tadi sudah dijelaskan, "kata Kombes Trunoyudo yang dikutip AyoJakarta.com pada Minggu (28/5).

Selanjutnya ia juga mengungkapkan bahwa perbuatan Mario tersebut bukanlah kegiatan yang bongkar pasang.

"Tiba-tiba dia langsung memasangkan kepada dirinya sendiri dan itu tidak bongkar pasang, maksudnya lepas dan pasang. Proses yang lepas pasang itu ada proses pengulangan video ya video yang berkembang di masyarakat sehingga seolah-olah adalah lepas dan pasang sendiri itu yang perlu saya sampaikan, " katanya lebih lanjut. ***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Vincensia Enggar Larasati