Nasional

Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Prabowo Subianto Berada di Puncak Ungguli Ganjar dan Anies

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Kamis 25 Mei 2023, 18:59 WIB
Elektabilitas bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto melenggang melampaui Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

AYOJAKARTA.COM - Elektabilitas bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto melenggang melampaui Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Berdasarkan hasil survei dari Litbang Kompas menunjukkan, Prabowo di tempat pertama dengan perolehan 24,5 persen. Sedangkan, Ganjar ditempat kedua 22,8 persen disusul Anies dengan 13,6 persen.

Tak hanya hasil survei dari Litbang Kompas, berdasarkan survei LSI Denny JA, juga menghasilkan nama Prabowo Subianto yang mampu mengguncang elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selama bulan Mei.

Hasil survei tersebut bahkan membawa Prabowo Subianto dengan perolehan 33,9 persen, disusul Ganjar 31,9 persen dan Anies 20,8 persen menjadi yang pertama masuk ke putaran kedua dalam simulasi tiga capres.

Baca Juga: Prabowo Subianto Jadi Capres Terkaya dengan Harta Capai Rp 2 Triliun, dari Mana Sumbernya?

Namun, pertarungan elektabilitas ini masih akan bergerak dinamis kedepannya, sebab beberapa faktor yang mempengaruhi seperti dukungan Presiden Jokowi dan pemilihan bakal cawapres mampu mengubah persentase perolehannya.

Hal ini sempat disampaikan oleh beberapa pengamat politik, salah satunya Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, yang mengatakan bahwa posisi cawapres menjadi kunci pemenangan pemilu mendatang.

Jika nantinya, kata dia, capres sampai salah pilih cawapres, maka akan menjadi blunder dan mematikan langkah politiknya.

"Dengan kata lain, cawapres berfungsi sebagai doping politik, salah menggandeng cawapres bisa menjadi blunder yang mematikan langkah politik capres," ucap Pangi, dikutip dari laman Republika.co.id, Kamis, 25 Mei 2023.

Baca Juga: Prabowo Mengaku Dapat Dukungan Dari NU: Saya Tidak Pernah Lupa dan Terimakasih!

Selain itu, ada lagi pendapat peneliti indikator yakni Burhanuddin yang mengatakan bahwa dukungan dari Jokowi setidaknya memberikan dampak kenaikan empat persen.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini tidak ada capres yang dominan bahkan meskipun secara resmi Jokowi yang merupakan bagian dari PDIP telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres, namun para relawan memunculkan nama lainnya.

"Artinya, efek empat persen baik ke Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto menjadi penting, lagi-lagi dalam situasi tidak ada capres yang dominan," kata Burhanuddin.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Tedi Rukmana