AYOJAKARTA.COM--Anies Baswedan, bakal Calon Presiden 2024 telah menyampaikan pidatonya di depan para relawan.
Dalam pidato tersebut, Anies Baswedan mengkritiki soal mahalnya pupuk saat ini.
Anies Baswedan bercerita, bahwa ia sempat mampir ke Grobogan dan bertemu seorang Petani bernama Suwarto.
kemudian petani tersebut menceritakan bagaiman langka dan mahalnya pupuk bagi seorang petani.
Dibandingkan dengan zaman dulu yang murah dan mudah didapatkan.
Baca Juga: Koalisi Perubahan Endus Akan Ada Penjegalan Kepada Anies Baswedan, Siapa Pelakunya?
"Pupuk itu paling mahal, mau beli pupuk tidak ada subsidi, tidak seperti zaman sebelumnya. Zaman dulu tinggal ke warung bawa ember bisa beli pupuk. Sekarang mau ke warung ditanyakan, subsidi atau bukan subsidi," cerita Anies tirukan perkataan Suwarto.
Cerita tersebut disampaikan oleh Anies di acara milad ke 21 PKS beberapa waktu lalu.
Kritikan dari mantan Gubernur DKI Jakarta soal mahalnya pupuk itu pun mendapat tanggapan dari Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa para petani di Jawa Tengah dapat melaporkan langsung soal keluhan pupuk kepadanya.
Petani dapat melaporkan melalui Laporgub atau WhatsApp.
"Laporkan ke saya langsung pakai lapor ke Laporgub atau suruh WhatsApp saya biar tak telepon, tak beresi," kata Ganjar Pranowo usai menghadiri acara di Gedung Serba Guna Dewi Sri, Purwodadi, Kabupaten Grobogan.
Seperti diketahui, Ganjar Pranowo adalah Gubernur Jawa Tengah sekaligus telah diusung sebagai bakal calon Presiden.
Ia menyusul Anies Baswedan yang sama-sama dipilih oleh sejumlah Partai untuk maju di Pemilu 2024 mendatang.
Namun keduanya belum secara resmi menyampaikan siapa yang akan menjadi pasangan dari masing-masing bacapres tersebut.***