Nasional

Prabowo Subianto Sebut Kunci Indonesia Maju Terletak Pada Elitnya Yang Rukun, Ternyata Begini Maksudnya

Oleh: Cita Aryani. M Selasa 16 Mei 2023, 17:49 WIB
Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM- Capres sekaligus ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto telah mendatangi Kantor Persatuan Purnawirawan Polri pada hari Senin, 15 Mei 2023.

Pada pertemuannya, Prabowo mengatakan bahwa ada satu kunci keberhasilan suatu negara yang bisa dikatakan sebagai negara maju.

Ia juga menjelaskan apabila negaranya bisa hidup rukun antara sesama, maka kunci tersebut bisa dikatakan berhasil.

Baca Juga: Sindir Prabowo? Jokowi Minta Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Saja

"Kunci daripada keberhasilan dan kebangkitan sebuah negara menjadi negara yang maju adalah kalau seluruh bangsa dan terutama elitnya bisa kerja sama, bisa rukun," kata Prabowo Subianto.

Kemudian, Prabowo mengungkapkan bahwa dalam pengucapanya mungkin bisa dikatakan mudah. Tetapi untuk dilakukan akan terasa berat.

"Ini gampang diucapkan, sulit dilaksanakan, " ucapnya kembali.

Selain itu, Menhan RI ini mengajak semua lapisan masyarakat di tanah air untuk bisa berupaya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan agar bisa saling menghargai serta menghormati satu sama lainnya

Baca Juga: Hasil Survei SMRC: Ganjar Pranowo Melejit Dinilai Publik Sebagai Capres Jujur dan Perhatian Pada Rakyat

"Tapi kita harus berupaya, kita harus kompak. Kita harus solid, kita bhineka tunggal Ika, kita banyak suku, banyak agama, banyak ras, banyak kelompok etnis tapi kita harus rukun hidup sebagai keluarga besar dan kita harus tenang, saling menghormati dan saling mendukung" tutup Prabowo yang dikutip AyoJakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV, Selasa (16/5).

Sebelumnya, Prabowo juga mengatakan kalau Indonesia telah diramalkan akan menjadi negara paling kuat dan makmur di dunia.

Hal tersebut dikatakan oleh para ahli dan pakar yang meramalkan Indonesia akan menjadi negara terkaya di nomor 8 ataupun 7.

Tak hanya itu saja, Prabowo juga menyebutkan kekayaan Indonesia ini luar biasa baik itu dari segi tambang-tambang hingga komoditas-komoditasnya.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Vincensia Enggar Larasati