AYOJAKARTA.COM – Ganjar Pranowo yang sudah secara resmi menjadi bakal Capres 2024 diusung oleh PDIP mulai mendapat banyak serangan berupa fitnah kepada dirinya jelang pilpres.
Hal semacam ini tidak hanya terjadi pada Ganjar Pranowo saja tetapi juga terjadi pada bakal Capres yang lain yaitu Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Bahkan serangan yang dirasakan oleh Ganjar Pranowo juga dirasakan oleh presiden-presiden Indonesia sebelumnya pada saat-saat akan mengikuti Pilpres.
Baca Juga: Beda Banget! FAKTA Tentang Cewek dan Cowok Ketika Jatuh Cinta Diam-diam
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (16/5/2023), Ganjar Pranowo sudah pernah merasakan serangan hoax mengenai dirinya sejak ia dua kali maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah.
Nyatanya serangan yang ditujukan kepada Ganjar saat ini sudah mengarah kepada black campaign, yaitu berupa hoax dan fitnah kejam.
“Orang dalam berpolitik masih menggunakan black campaign. Kalau sebenarnya orang mau menggunakan negatif campaign saya bisa, oke. Kalau black campaign lebih kepada hoax, kalau negatif campaign mungkin Ganjar tidak berhasil dalam sektor A, sektor B, sektor C, itu boleh,” kata Ganjar.
Salah satu contoh hoax yang beredar adalah fotonya sedang berpelukan mesra dengan Maria Ozawa atau yang lebih dikenal dengan Miyabi, foto tersebut tersebar di sosial media.
Baca Juga: Gratis! Download Lagu Cepat dan Mudah dari YouTube Jadi MP3 Pakai YTMP3, Hanya Perlu Sesaat Saja
Namun dengan tegas Ganjar Pranowo mengaku tidak mengenal Miyabi. Meski mendapatkan fitnah seperti ini tetapi Ganjar tidak memiliki niat untuk melaporkan orang yang pertama yang mengunggah foto tersebut.
Ganjar merasa bahwa ia akan lebih tertarik jika berdebat mengenai gagasan dibandingkan dengan menanggapi hoax.
“Kita bisa kok membawa perdebatan, gagasan yang menarik, yang membuat kita antusias daripada sekedar fitnah,” kata Ganjar.
Di samping itu Ganjar juga memiliki tim kuasa hukum yang selalu mengingatkan untuk membiarkan saja fitnah seperti ini terjadi.
Tapi jika ada seseorang yang secara terus-menerus melakukan fitnah terhadapnya padahal sudah mendapat peringatan dari berbagai pihak maka mungkin saja suatu saat ia akan mengambil tindakan.
Baca Juga: Konvoi Tanpa Busana! 36 Anggota Club Motor di Puncak Bogor Akhirnya Diamankan Polisi
Ganjar Pranowo sendiri tidak membenarkan jika relawan pendukungnya melakukan fitnah-fitnah kotor terhadap lawan Ganjar pada Pilpres nanti.
Ganjar tidak segan-segan untuk meminta relawan pendukungnya membubarkan diri jika sampai hal tersebut terjadi.
“Kalau tidak bubar saja, karena itu menjadi sebuah isu yang tidak baik karena sudah mengandung unsur fitnah, dan itu tidak boleh,” kata Ganjar Pranowo.
Pada saat ini mungkin persaingan belum terlalu terasa, tetapi ketika waktu sudah semakin dekat dengan pemilihan maka persaingan akan semakin ketat.
Dan ada kemungkinan relawan Ganjar juga melakukan politik yang kotor, oleh karena itu dirinya mengadakan pertemuan dengan sejumlah relawan dari berbagai daerah untuk bersosialisasi.***