Nasional

Kepala BKPSDM Pangandaran Dinonaktifkan, Bupati Bentuk Timsus Ungkap Kasus Pungli Guru yang Sedang Ramai

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 14 Mei 2023, 13:52 WIB
Bupati Pangandaran Jeje Wiriadinata Bentuk Timsus Ungkap Pungli Guru yang Sedang Heboh

AYOJAKARTA.COM---Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran, Dani Hamdani kini resmi dinonaktifkan dari jabatannya sementara.

Pasalnya, Kepala BKPSDM Dani Hamdani terseret dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilaporkan oleh Husein Ali Rafsanjani, Guru SMPN 2 Pangandaran.

Sebelumnya, Husein Ali Rafsanjani membagikan kisahnya yang menjadi korban pungli saat mengikuti Latsar 2021.

Husein Ali Rafsanjani mengaku bahwa dirinya sempat mendapatkan ancaman setelah melapor kejadian yang menimpanya kala itu.

Baca Juga: Ayah Husein ASN Pangandaran Korban Pungli Ungkap Sempat Berdebat dengan Anaknya, Soal Apa?

Selain itu, Husein Ali Rafsanjani juga menyebut bahwa dirinya terintimidasi usai melaporkan kejadian pungli tersebut.

Buntut dari kasus pungli yang diduga melibatkan Dani Hamdani, Bupati Pangandaran mulai mengambil langkah.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiriadinata dikabarkan membentuk sebuah tim khusus untuk mengusut dugaan pungutan liar (pungli) usai viralnya curhatan Husein Ali Rafsanjani.

Jeje Wiriadinata mengatakan bahwa indikasi kasus intimidasi terhadap Husein Ali sudah mulai terlihat jelas.

Selain itu, Jeje Wiriadinata menyampaikan bahwa intimidasi tidak selamanya berupa kekerasan fisik saja.

Baca Juga: Bertemu Ridwan Kamil, Husein Ali Rafsanjani: Saya Bangga Akan Profesi Saya dan Akan Berjuang Atas Nama Profesi

Menurutnya, menekan mental seseorang juga termasuk ke dalam intimidasi.

“Kalau yang intimidasi indikasinya sudah kelihatan jelas. Orang lengkap, banyak orang, 12 orang dan sebagainya. Intimidasi tidak harus memukul dan sebagainya, (tapi) menekan mental dan moralnya juga,” kata Jeje Wiriadinata dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (14/5/2023).

Jeje Wiriadinata menjelaskan bahwa saat ini yang sedang pihaknya dalami adalah kasus dugaan pungli tersebut.

Menurutnya, dalam mendalami kasus pungli ini perlu kehati-hatian yang tinggi sehingga ia memutuskan untuk membuat timsus.

Baca Juga: Bertemu Ridwan Kamil dan Bupati Pangandaran Usai Laporkan Kasus Dugaan Pungli, Husein Ali: Kaya Mimpi!

“Nah yang kita dalami mengenai pungli, itu harus hati-hati dan valid, teliti. Kenapa saya membuat tim itu (timsus) karena harus hati-hati dan faktual, fakta-faktanya seperti apa adanya,” jelasnya.

Lebih jauh, Jeje Wiriadinata menuturkan bahwa timsus akan bekerja dengan target selesai laporan.

Kemudian dilanjutkan dengan membuat kesimpulan terkait dugaan pungli dan intimidasi hingga 16 Mei mendatang.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Kiki Dian Sunarwati