Nasional

Panas! Bakal Capres Anies Baswedan Kritik Kebijakan Mobil Listrik, Luhut: Nanti Saya Jelasin!

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 13 Mei 2023, 14:12 WIB
Anies Bswedan dan Luhut Binsar

AYOJAKARTA.COM –- Pemerintah memiliki kebijakan mobil listrik dengan memberikan subsidi pada pembeliannya mulai 1 April 2023 namun Anies Baswedan tidak setuju dengan kebijakan ini.

Pernyataan yang disampaikan oleh Anies Baswedan mengenai ketidaksetujuan kebijakan mobil listrik dinilai mengejutkan karena kontra dengan Luhut Binsar Pandjaitan.

Anies Baswedan menyampaikan ketidaksetujuannya mengenai kebijakan mobil listrik pada pidatonya di Senayan kepada para relawan.

Baca Juga: Ramai Sandiaga Uno Jadi Bakal Cawapres Dampingi Anies Baswedan, Ini Kata Surya Paloh!

Salah satu tujuan pemerintah memberikan kebijakan mobil listrik adalah untuk mengurangi polusi udara dan juga menghemat pengeluaran BBM.

Dalam subsidi mobil listrik, pemerintah hanya akan mengenakan pajak pertambahan nilai sebesar 1% kepada pengguna mobil listrik. Selebihnya pemerintah akan menanggung PPn sebesar 10%.

Kebijakan mobil listrik dinilai tidak tepat sasaran oleh Anies Baswedan karena justru orang-orang yang menggunakan kendaraan listrik merupakan orang-orang dari kalangan yang tidak membutuhkan subsidi.

Sebagai bakal Capres 2024, opini yang disampaikan oleh Anies Baswedan tentu menjadi perhatian publik apalagi jika tidak sesuai dengan pemerintah.

Baca Juga: Hasil Survei Tertinggi, Anies Baswedan Dinilai Masih Susah untuk Cari Dukungan di Pilpres Nanti, Mengapa?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (13/5/2023), Anies Baswedan menilai bahwa kebijakan mobil listrik bukanlah sebuah solusi untuk mengatasi masalah polusi.

“Menghadapi masalah lingkungan hidup apalagi soal polusi udara bukanlah terletak di dalam subsidi untuk mobil listrik yang pemilik-pemilik mobil listriknya adalah mereka-mereka yang tidak membutuhkan subsidi,” kata Anies Baswedan.

Namun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa mobil listrik merupakan salah satu arus dunia yang perlu diikuti. Karena sudah ada penelitian mengenai keuntungan dari penggunaan mobil listrik.

Oleh karena itu Luhut meminta Anies untuk menemuinya agar mereka berdua bisa berdiskusi mengenai mobil listrik dan Luhut dapat menyampaikan bahwa apa yang dikatakan Anies adalah keliru.

Baca Juga: TERUPDATE! Hasil Survei IPI Tunjukkan Elektabilitas Anies Baswedan di Posisi Tertinggi, Salib Prabowo-Ganjar

Karena tidak hanya Indonesia saja yang menggunakan kebijakan mobil listrik tetapi dunia juga mendukung hal tersebut.

“Mengenai mobil listrik ini sudah ada studi yang komprehensif. Jadi ini saya kira seluruh dunia, bukan hanya kita, jadi jangan kita melawan arus dunia kalau siapa yang berkomentar saya nggak tahu mengenai itu, nanti suruh dia datang ke saya. Nanti saya jelasin,” kata Luhut.

Nantinya jika Anies Baswedan terpilih menjadi Presiden Indonesia maka ia akan memunculkan terobosan-terobosan baru yang dinilai lebih tepat sasaran.***(Awit Wiarni)

Reporter Awit Wiarni
Editor Wahyu Vitaarum