Nasional

Pernah Diejek karena Gagal Jadi Presiden, Prabowo Subianto Membalas dengan Melakukan ini

Oleh: Karseno AJ Rabu 10 Mei 2023, 06:01 WIB
Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM – Berpidato di hadapan purnawirawan TNI-Polri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tampil penuh semangat.

Dalam acara reuni akbar dan halal bihalal bersama purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri itu, Prabowo menyebut bahwa bangsa Indonesia bukanlah negara kacung.

Pernyataan Prabowo Subianto saat berada di Jogja Expo Centre tersebut berdasarkan pengalamannya sebagai prajurit.

Baca Juga: HORE! Bansos BPNT Hingga PKH Cair Mei Ini , KMP Wajib Perhatikan Hal Penting Ini Agar Dana Cepat Diterima

“Kita ingin menjadi negara yang terhormat, tidak mau menjadi negara kacung!” tegas Prabowo, penuh semangat.

Dengan semangat anti kolonialisme dan penindasan terhadap bangsa Indonesia, Prabowo juga menyampaikan keinginannya untuk tampil dalam kontestasi Pilpres.

Sehubungan dengan agenda pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang, Prabowo menjadikan dirinya sebagai contoh.

Sebagaimana diketahui publik, Prabowo Subianto sudah berulang kali maju sebagai calon presiden namun belum juga membuahkan hasil.

Baca Juga: Bripka DM yang Kepergok Selingkuh di Hotel Kendari, Ternyata Gajinya Segini...

Pada pemilu tahun 2009 silam bersama dengan Megawati Soekarnoputri, Prabowo sempat maju menjadi calon wakil presiden.

Namun pasangan Mega-Prabowo kalah dari pasangan petahana yang mengusung Susilo Bambang Yudhoyono serta Boediono.

Lima tahun berselang, Prabowo Subianto kembali mencalonkan diri untuk maju dalam bursa pemilihan presiden.

Sejarah kemudian membuktikan bahwa pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla lebih mendapat kepercayaan rakyat.

Pada pemilihan umum empat tahun silam, Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden menghadapi pasangan Jokowi – KH. Maruf Amin, namun kalah.

Bersama dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KIR yang dihuni Gerindra dan PKB, Prabowo kembali maju sebagai calon presiden.

“Ada yang mengejek saya, Prabowo ini sudah berapa kali kalah, masih mau maju lagi,” ujar Prabowo yang mengaku sebagai pejuang Merah-Putih.

Menyikapi ejekan atau anggapan minor tersebut, Prabowo justru menjelaskan tentang didikan yang pernah dialaminya sebagai prajurit.

“Saya dididik sejak hari pertama jadi prajurit oleh pelatih, oleh senior saya , oleh angkatan 45, tidak mengenal menyerah!” tegas Prabowo.

Semangat tidak mudah menyerah, menurut Prabowo merupakan warisan yang diberikan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Selama hayat ada di kandung badan, berjuang dan terus berjuang hingga nafas terakhir, merupakan satu-satunya pilihan bagi setiap prajurit ataupun pejuang.

Ejekan ataupun hinaan yang datang mengenai pencalonannya sebagai presiden, menurut Prabowo adalah sebuah bentuk kenyataan yang harus dihadapi dengan pembuktian.

“Prabowo jatuh, tetapi Prabowo bangkit kembali,” pungkas Prabowo seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 9 Mei 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***

 

Reporter Karseno AJ
Editor Aulli R Atmam