AYOJAKARTA.COM--Nama Sandiaga Uno kerap disebut sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) di pemilu 2024 mendatang.
Setelah menyatakan mundur dari Partai Gerindra, Sandiaga diketahui menjatuhkan pilihan pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara itu dari PKS sendiri, menyebutkan sangat mungkin Sandiaga Uno menjadi cawapres Anies.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu.
Hal tersebut adalah merupakan respon dari PKS atas pernyataan Sandiaga Uno yang mengatakan ingin kembali berjuang bersama PKS.
Seperti yang diketahui pihak Koalisi yang mengusung Anies Baswedan sampai saat ini belum mengumumkan siapakah cawapres yang akan dampingi Anies.
Meskipun beberapa nama sudah mulai diusung oleh koalisi partai, namun keputusan final masih belum diambil.
Karena proses penentuan masih digodok oleh tim koalisi, Syaikhu mengaku nama Sandiaga Uno kemungkinan bisa masuk sebagai cawapres Anies.
"Iya, sangat mungkin (Sandi jadi cawapres pendamping Anies) kalau memang itu bisa diwujudkan ya,” kata Syaikhu yang dikutip AyoJakarta.com dari laman suara.com.
Baca Juga: Benarkah Sandiaga Uno Dilirik Partai Politik Karena Punya Banyak Duit? Lantas Berapa Kekayaannya?
Akan tetapi menurut pengakuan Syaikhu, nama Sandiaga Uno belum dibahas secara detail oleh partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Lebih lanjut KPP akan mengadakan pertemuan khusus untuk membahas penentuan cawapres Anies, yang dijadwalkan pekan depan.
Syaikhu juga memberikan sedikit bocoran tentang agenda yang akan diadakan pekan depan.
Antara lain akan memberikan usulan nama cawapres kepada Anies, yang nantinya akan dilihat dan dipertimbangkan oleh Anies dari sisi chemistry dan peluang untuk menang.
Untuk penentuan Cawapres nantinya, akan ditentukan sendiri oleh Anies.
Baca Juga: Jadi Sorotan, Ini Kriteria Utama Bakal Cawapres Pendamping Anies Baswedan! Anies: Harus ….
Sementara PKS dan partai koalisi yang tergabung akan menghormati segala keputusan dan mematuhi isi kesepakatan piagam koalisi.
PKS berharap penentuan cawapres nantinya bukan hanya untuk keperluan simbolik saja, namun bisa membawa suatu hal yang positif dan membawa kemenangan di pemilihan Presiden pada pemilu 2024 mendatang.***