Nasional

Pidato di Hadapan Ribuan Pendukung, Anies Baswedan Sebut Soal Pemilu 2024 harus Netral dari Intervensi, Siapa?

Oleh: Karseno AJ Senin 08 Mei 2023, 15:26 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM -- Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menyampaikan pidato politiknya yang bertajuk Meluruskan Jalan Menghadirkan Keadilan.

Pidato politik tersebut disampaikan Anies Baswedan di hadapan ribuan para pendukungnya pada Senin, 7 Mei 2023 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Dalam pidato politiknya, Anies Baswedan menegaskan sejumlah hal terkait dengan proses Pemilu 2024 yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Beda Sikap Bakal Capres Kunjungi Jember, Ganjar Pranowo Pilih Sarapan Pecel, Anies Baswedan Malah Lakukan Ini

Selain meminta agar negara bersikap netral karena hal tersebut berarti melecehkan kedaulatan rakyat, Anies juga yakin rakyat sudah cerdas untuk memilih.

“Rakyat Indonesia sudah mampu untuk menentukan kepada siapa wewenang itu dititipkan, tidak perlu ada intervensi,” ujar Anies di hadapan para pendukung.

Terkait dengan adanya anggapan bahwa pemerintah terlalu ikut campur tangan dalam persoalan Pemilu, Direktur Eksekutif Pol Tracking Indonesia memberi tanggapan.

Menurut Hanta, pada pemilu 2024 mendatang yang perlu menjadi materi kontestasi adalah hal berhubungan dengan prestasi.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Gandeng Sandiaga Uno di Pilpres 2024? Berikut Faktanya

Selain prestasi, rekam jejak politik serta gagasan program juga menjadi salah satu aspek penting untuk disandingkan.

Hanta menambahkan, setiap partai politik sudah sepantasnya ikut andil dan berkontribusi serta memberikan ruang bagi setiap calon untuk membuktikan ketiga hal tersebut.

“Maka ini yang akan kita dorong agar penyelenggara memfasilitasi yang akan ditarungkan ini,” ujar Hanta.

Lebih lanjut Hanta menilai, bahwa ketiga hal tersebut merupakan sesuatu yang layak untuk ditawarkan dan dijadikan sebagai amunisi kontestasi kepada publik.

Untuk bisa mengaplikasikan hal tersebut, Hanta menambahkan perlu adanya turut campur setiap elemen bangsa agar Pemilu bisa berjalan secara demokratis.

Menjaga netralitas atau ketidak-berpihakan terhadap salah satu peserta kontestasi pemilu, menurut Hanta adalah syarat mutlak terwujudnya perubahan.

Baca Juga: Luhut Ungkap Isi Pembicaraannya dengan Surya Paloh, Ternyata Bahas Anies Baswedan?

“Pemerintah tentu juga memfasilitasi jalannya pesta demokrasi yang merupakan amanat konstitusi, harus bisa dijalankan dengan netral,” imbuh Hanta.

Selain sebagai politisi, elemen-elemen pemerintah yang juga merupakan bagian dari sebuah partai politik perlu menentukan sikap.

Dalam hubungannya dengan penyelenggaraan pemilu, pejabat pemerintah juga diharuskan mampu membatasi dan menjaga otoritas serta kewenangannya.

Hanta menilai, jika setiap hal tersebut benar-benar dilakukan; maka pemilu 2024 mendatang akan menjadikan pesta rakyat sebenarnya.

Dalam pidatonya, meski pada pemilu 2024 mendatang akan berhadapan dengan lawan yang memiliki sumber daya besar; Anies tetap optimis.

“Niat baik bersama orang baik tujuan baik; Insya Allah dibukakan pintu keberhasilan,” ujar Anies seperti dikutip Ayojakarta pada Senin, 8 Mei 2023 dari youtube Metro TV.***(Karseno AJ)

Reporter Karseno AJ
Editor Wahyu Vitaarum