Nasional

Apakah Tanggal 6 Mei Hari Libur Nasional? Jangan Lewatkan Fenomena Langka yang Akan Terjadi!

Oleh: Awit Wiarni Jumat 05 Mei 2023, 17:15 WIB
6 Mei Hari Libur atau Bukan?

AYOJAKARTA.COM – Ada kabar yang beredar bahwa 6 Mei 2023 merupakan hari libur, bahkan ada yang sudah menyiapkan agenda tertentu untuk menyambut hari libur ini.

Agar tidak salah paham maka perlu simak artikel ini untuk mengetahui apakah tanggal 6 Mei 2023 merupakan hari libur atau bukan.

Menurut kabar yang beredar 6 Mei merupakan hari untuk memperingati hari raya umat Buddha yaitu Waisak.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Pamer Sowan ke Gus Baha di Medsos Menuai Kritik Netizen: Gus Baha Tak Suka Difoto

Namun perlu diketahui bahwa pemerintah telah menetapkan Hari Raya Waisak jatuh pada tanggal 4 Juni 2023 dan bukan tanggal 6 Mei 2023.

Jadi tanggal 6 Mei 2023 bukan merupakan hari libur nasional, tetapi akan ada fenomena langka yang akan terjadi pada tanggal tersebut.

Hal ini diumumkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagramnya.

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram BMKG @infobmkg (5/5/2023), akan ada fenomena alam berupa gerhana bulan Penumbra yang akan terjadi.

Baca Juga: JANGAN DITIRU! Viral 2 Bus TNI AL Terobos Palang Kereta Api di Malang, Netizen Langsung Lapor ke Panglima TNI

Gerhana Bulan Penumbra diperkirakan oleh BMKG akan terjadi pada 5 – 6 Mei 2023 dan bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena alam ini merupakan fenomena yang langka dan tidak bisa disaksikan setiap saat.

Menurut informasi dari BMKG, ini adalah jadwal gerhana bulan Penumbra yang akan terjadi :

- Awal fase Penumbra

WIB : 22.12.09

WITA : 23.12.09

WIT: 00.12.09

Baca Juga: No Kaleng-kaleng! Ini Spek Dewa Mobil Dinas RI 1 Jokowi yang Sempat Nyangkut Saat Lewat Jalan Rusak di Lampung

- Puncak gerhana

WIB : 00.22.52

WITA : 01.22.52

WIT: 02.22.52

- Akhir fase Penumbra

WIB : 02.33.36

WITA : 03.33.36

WIT: 04.33.36

Baca Juga: Alasan Kenapa Perayaan Hari Waisak 2567 di Dunia dengan di Indonesia Berbeda, Ternyata Karena Hal ini!

Fenomena gerhana bulan terjadi ketika posisi bulan, matahari dan bumi sejajar. Pada saat ini maka bulan akan masuk ke bayangan Penumbra bumi (bayangan samar).

Ketika puncak gerhana Penumbra terjadi maka bulan akan terlihat samar-samar atau jika dilihat dari bumi.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Irma Joanita