AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD tanggapi anak menteri yang diduga monopoli bisnis di lapas.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut mengatakan dirinya tak perlu turun tangan terkait kasus ini.
Mahfud MD mengungkapkan bahwa kasus ini adalah masalah sederhana.
Dia juga mengatakan bahwa masalah bisa diselesaikan tanpa campur tangan dari Kemenko Polhukam karena sudah ada mekanisme yang dijalankan.
"Saya enggak yang harus turun tangan yang begitu, bisa diselesaikan di tingkat teknis eselon 1," kata Mahfud MD dikutip AyoJakarta.com dari laman republika.co.id.
Menurut penuturan Mahfud masalah monopoli bisnis yang ada di lembaga pemasyarakatan ini sudah diklarifikasi oleh sang ayah, Yasonna Laoly.
Anaknya yang benama Yamitema Laoly terseret masalah dugaan monopoli bisnis yang ada di lapas.
Baca Juga: Ini Daftar Bank BUMN yang Terkena Dampak Utang PT Waskita Karya, Pinjamannya sampai Rp29,3 Triliun!
Isu tersebut berawal dari pernyataan aktor kawakan Tio Pakusodewo yang diundang sebagai bintang tamu dalam podcast Uya Kuya beberapa waktu lalu.
Sampai akhirnya isu tersebut berkembang di twitter dan akhirnya viral dan menjadi perhatian publik hingga saat ini.
Meskipun dalam pernyataan Tio Pakusodewo tidak menyebut nama yang bersangkutan, namun publik seolah sudah tau jawabannya, yakni mengarah pada anak Menteri Hukum dan HAM tersebut.
Maka dari itu, Mahfud MD enggan memberikan pernyataan yang terlalu jauh, karena memang Tio Pakusodewo tidak menyebut secara rinci siapa nama anak menteri yang dimaksud.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Yasonna juga sempat membantah isu tersebut.
Saat diwawancarai dengan awak media Yasonna Laoly mengatakan dengan tegas bahwa isu yang beredar adalah kebohongan besar. ***