Nasional

Viral Karyawati Cikarang Harus Staycation Tidur dengan Bos Demi Perpanjang Kontrak, Sahroni Colek Kapolri

Oleh: Sulistiyaningsih Kamis 04 Mei 2023, 11:01 WIB
Ilustrasi. Ahmad Sahroni turut menyoroti informasi soal viralnya fenomena staycation karyawati di Cikarang demi perpanjang kontrak kerja.

AYOJAKARTA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat, Ahmad Sahroni turut menyoroti informasi soal viralnya fenomena staycation karyawati di Cikarang.

Satu perusahaan di Cikarang diduga ada yang meminta melayani bos atau atasan apabila ingin kontrak kerjanya diperpanjang. Kejadian ini pun viral di media sosial dan sempat membuat geger publik.

Melalui Instagram pribadinya, Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan atensi soal keresahan masyarakat ini.

“Patut di Telusuri Yg di sampaikan dr sodara kita nih …. @listyosigitprabowo,” tulis keterangan dalam Instagram Sahroni, dikutip AyoJakarta.com melalui akun @ahmadsahroni88 pada Kamis, 4 Mei 2023.

Baca Juga: Viral, Oknum Atasan Perusahaan di Cikarang Diduga Ajak Karyawati Staycation jika Ingin Kontrak Diperpanjang

Dirinya pun mengunggah foto salah cuitan Johan Sitorus yang merupakan loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang perpanjangan kontrak area Cikarang.

Menurutnya, ada oknum dari atasan di salah satu perusahaan di Cikarang yang memberikan syarat bagi karyawati yang ingin memperpanjang kontrak harus tidur alias staycation dengan atasan terlebih dahulu.

“Banyak yg up soal perpanjangan kontrak di perusahaan area Cik*rang, Ada oknum atasan perusahaan yg mensyaratkan harus STAYCATION bersama karyawati agar mendapatkan perpanjangan kontrak,” cuit @Miduk17.

“Mengerikan, ini ternyata sudah RAHASIA UMUM perusahaan dan hampir semua karyawan tahu,” lanjutnya.

Baca Juga: Loker PT Bintang Toedjoe untuk S1 September 2022, Penempatan di Cikarang

Melalui cuitan lainnya, loyalis Jokowi ini mengungkapkan bahwa tidak lama lagi akan ada yang berani untuk speak up dan membongkar oknum perusahaan tersebut.

Menurutnya, hal ini merupakan kesempatan untuk mereformasi sistem rekrutmen tenaga kerja di Indonesia.

Sontak unggahan Ahmad Sahroni ini mendapatkan banyak komentar dari warganet, ada yang membenarkan bahwa praktik oknum tersebut memang sering terjadi di pabrik-pabrik tertentu.

Tak hanya itu, warganet lain juga meminta agar anggota DPR RI ini turut serta menyoroti praktik rekrutmen pabrik yang mengharuskan membayar sejumlah uang sogokan jika ingin diterima.

Baca Juga: Viral Pemudik Gelap Menumpang KRL Cikarang - Jakarta Kota

“Cek aja bang ke perusahaan padat karya di Cikarang yg mayoritas karyawannya perempuan. udh dr jaman baheula itu budayanya,” tulis @sigit_wido*** dalam kolom komentar.

“Nama PT-nya MUN*** persyaratan masuk harus goodlooking, kalau kata anak-anak sana ada gajih 15 dan bukan rahasia umum lagi,” tulis @trgnxn***

“Izin bang, dalam recruitment karyawan di indo memang sudah biasa hal seperti ini mungkin baru ke-up sekarang bahkan ada yang memeras sejumlah uang untuk bisa masuk kerja (calo). Tolong di tag juga @kemnaker bang agar perusahaan juga diberi efek jera,” tulis @aabiiima***.

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Tedi Rukmana