AYOJAKARTA.COM- Sebelumnya, diketahui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam temu kader Partai Gerindra se-Sumatera Barat mengatakan bahwa partai politik bukanlah kendaraan seperti bus yang bisa naik seenaknya dan turun di tengah jalan.
Merespon hal tersebut, Sandi menjelaskan bahwa ia merasa tak pernah tersendir oleh ucapan Prabowo Subianto terkait tentang kesetiaan seseorang dalam berpartai politik.
Ia juga meyakini bahwa ucapan tersebut merupakan motivasi untuk anak-anak muda yang baru bergabung dalam partai Gerindra.
Hal tersebut disampaikan Sandi pasca menghadiri acara nonton bareng film Buya Hamka di kawasan Jakarta Pusat, Senin (3/5) sore.
"Tidak sama sekali. Apa yang disampaikan beliau itu patut dipedomani oleh anak-anak muda yang berpolitik," kata Sandi.
Selain itu, Sandi juga mengatakan bahwa partai politik merupakan kendaraan untuk kaderisasi calon pemimpin bangsa.
"Saya merasa bahwa partai politik itu adalah kendaraan untuk kaderisasi pemimpin-pemimpin bangsa ke depan," kata Sandi lebih lanjut.
Disisi lain, Sandi juga mengatakan bahwa ia pernah diskusi dengan Prabowo Subianto tentang kendaraan politik yang diibaratkan seperti kapal yang memiliki nahkoda.
Ia juga mengungkapkan bahwa jika seandainya ada perbedaan pendapat maka akan diberikan kebebasan dalam memilih apa yang diyakini.
"Beliau juga menyampaikan bahwa sebuah kendaraan politik itu adalah kapal yang ada nahkodanya. Jika sudah tidak sepaham dengan nahkoda dalam perjalanan ke depan menyambut kontestasi demokrasi 2024 ini kan tentunya ada kebebasan individu untuk menyampaikan perjuangan dan pemahaman dalam kendaraan," kata Sandi lagi.
Selanjutnya Sandi juga digadang-gadang akan bergabung dengan PPP setelah berpamit dari partai Gerindra.
Baca Juga: Teka-teki Sandiaga Uno Jadi Bakal Cawapres, Megawati: Saya Punya 10 Nama Kandidat!
Ia juga diisukan akan mendampingi Ganjar Pranowo untuk menjadi cawapres di pilpres 2024 mendatang.***