Nasional

Fakta Baru! Pelaku Penembakan di Kantor MUI Pernah Mengalami Gangguan Jiwa...

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Rabu 03 Mei 2023, 09:37 WIB
Penembakan di kantor MUI

AYOJAKARTA.COM - Polisi masih melakukan penelusuran terhadap kasus teror penembakan i Kantor MUI atau Majelis Ulama Indonesia di Jakarta Pusat.

Pelaku melakukan penembakan gedung MUI pusat di Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Lampung.

Kabarnya polisi datangi rumah pelaku penembakan dan mencari informasi terkait latar belakangnya.

Baca Juga: Asik! Kartu Prakerja Gelombang 52 Segera Dibuka, Siap-Siap Ini Cara Daftarnya, Jangan Sampai Ketinggalan

Pelaku penembakan tersebut diketahu bernama Mustofa sebagaimana dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube tvOneNews.

Kapolres Pesawaran Lampung AKBP Pratomo Widodo mengungkapnya latar belakang pelaku penembakan tersebut memiliki halusinasi.

"Dia punya halusinasi, sementara keterangan dari istrinya," ungkap AKBP Pratomo Widodo.

Bahkan menurut informasi, AKBP Pratomo Widodo menyebutkan pelaku juga pernah dilaporkan ke Polres Pesawaran pada tahun 2016 lalu.

Baca Juga: BOLLYWOOD GEGER! Shah Rukh Khan Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Penipuan, Harus Lakukan Ini pada Korban

"Di Polres Pesawaran dilaporkan 2016 di Polda Lampung, sudah ada keputusan pengadilannya 5 bulan, putusannya kalau tidak salah 3 bulan," ujar AKBP Pratomo Widodo.

AKBP Pratomo Widodo menjelaskan pada tahun 2016 lalu pelaku pernah melakukan tindak kriminal yakni perusakan di kantor DPRD Provinsi Lampung.

Bahkan AKBP Pratomo Widodo menyampaikan bahwa pelaku penembakan tersebut ingin diakui sebagai wakil nabi.

"Berdasarkan historisnya tahun 2016 pelaku ini pernah melakukan perusakan di kantor DPRD, karena dia memang ingin diakui sebagai wakil nabi, dan divonis 3 bulan penjara," AKBP Pratomo Widodo.

Baca Juga: Terungkap, Inilah Kriteria Cawapres yang Diinginkan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Lantas Siapa Sosoknya?

Saat ini pihak kepolisian telah memasang garis polisi di kediaman pelaku penembakan kantor MUI Provinsi Lampung tersebut.

Selain itu, polisi juga mendapatkan informasi terkait pelaku penembakan dari salah satu anggota keluarga, adik pelaku.

Ikwan adik pelaku penembakan menyampaikan bahwa pelaku sempat mengalami gangguan jiwa, akan tetapi kabarnya pelaku sudah sembuh.

"Memang tadinya dia itu dulu bekas kena gangguan jiwa, itu juga di tempat istrinya di Krui, dibawa pulang kesini, kira-kira enggak lama, enggak nyampe satu tahun sembuh biasa sampai sekarang," ungkap Ikwan.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Vincensia Enggar Larasati