Nasional

Teka-Teki Alasan Sandiaga Uno Lepas dari Gerindra, Bakal Jadi Cawapres Ganjar Pranowo? PDIP Ikut Buka Suara!

Oleh: Christy Ayu Saputri Sabtu 29 Apr 2023, 09:45 WIB
Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM-- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto telah melepas Sandiaga Uno untuk berpindah partai.

Diketahui, Sandiaga Uno berencana masuk dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kepindahan Sandiaga Uno dari Gerindra ke PPP diketahui, karena Sandi ingin menjadi cawapres yang diusung bersama PDIP.

Baca Juga: Wanita SH Diduga Pemicu Anak AKBP Achiruddin Hajar Ken Admiral Diperiksa Polisi 8 Jam, Bakal Jadi AG Jilid 2?

Lantas benarkah, kabar tersebut? Apakah benar Sandiaga Uno akan disandingkan dengan Ganjar Pranowo.

Sosok yang telah resmi diusung PDIP jadi bakal calon presiden di Pilpres 2024?

Merespon keputusan Sandiaga Uno keluar dari partai Gerindra, ia menyampaikan bahwa semua itu adalah keputusan yang telah ia pikirkan secara matang. 

Sandi mengaku bahwa setiap partai politik akan memiliki kriterianya sendiri termasuk halnya dengan Partai Gerindra.

"Saya menyadari pasti partai politik itu memiliki kriteria tersendiri dan saya tidak pernah mematok-matok, saya sudah sangat bersyukur bisa ikut beberapa kontribusi dan tentunya pimpinan partai politik lah yang menentukan untuk dipertumbangkan," kata Sandiaga Uno, dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Sabtu (29/4/2023).

Baca Juga: Teddy Minahasa Bongkar Borok Internal Polri Ada Perang Bintang, Hotman Paris: Berjuang…

Adapun terkait santernya kabar Sandi akan dipasangkan menjadi Cawapres dari Ganjar dengan bergabung dengan PPP, Sandi mengaku mengagumi sosok Gubernur Jawa Tengah tersebut.

"Sama-sama pelari ya, jadi tetap lari jarak jauh, beliau sangat dekat dengan rakyat, kita lihat dari segi capaian-capaiannya dan tentunya ini yang harus lebih banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia," kata Sandi.

Sementara itu, kabar terkait Sandiaga Uno bakal dipasangkan dengan Ganjar, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dengan diplomatis mengatakan perjalanan penentuan Cawapres masih perlu pendalaman.

"Kemudian kita melihat bagaimana ya kesesuaian kemistri tadi, saling melengkapi bahkan ketika Ibu Megawati Soekarnoputri dalam tanda petik saat itu dijodohkan oleh MPR untuk bertemu dengan Pak Hamzah Haz dan pak Hamzah dari PPP menjadi wakil presiden dari Ibu Megawati Soekarnoputri saat itu Ibu Mega jelas-jelas mengatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden itu satu kesatuan," ujar Hasto Kristiyanto.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Irma Joanita