AYOJAKARTA.COM -- Kabar soal Mahfud MD yang menjadi bakal cawapres, mendampingi Prabowo Subianto di pemilu 2024 mendatang, semakin ramai diperbincangkan publik.
Terlebih lagi saat momen lebaran beberapa waktu yang lalu, Prabowo Subianto datang mengunjungi Mahfud MD untuk bersilaturahmi.
Hal ini diunggah melalui akun Twitter @mohmahfudmd pada (26/4/2023), Mahfud MD mengucapkan terima kasih karena Prabowo telah berkunjung ke kediamannya, padahal secara senioritas harusnya ia yang lebih dulu berkunjung.
Baca Juga: Mahfud MD Turun Tangan! Kawal Kasus Penganiayaan oleh Aditya Hasibuan, Tim Khusus Dikirim ke Medan
"Trims, Pak Menhan. Pak Prabowo itu tawadhu', sportif, dan correct. Dari sudut senioritas, berdasar tradisi seharusnya saya yang berkunjung ke rumahnya. Tapi karena "kebetulan" secara struktural sy sdng menjadi menko dan beliau menhan, maka beliau mendahului silaturahmi ke rumah saya," tulis Mahfud melalui akun Twitternya @mohmahfudmd.
Namun dikutip AyoJakarta.com dari laman metro.suara.com (28/4/2023), Mahfud mengatakan bahwa ia tidak ingin banyak berkomentar soal hal tersebut.
Menkopolhukam tersebut mengatakan bahwa diskusi soal bakal calon presiden dan wakil hanya ada di tingkat partai.
Oleh karena itu jika ramai di medsos soal dirinya yang diharapkan bakal menjadi calon pendamping Prabowo, Mahfud memilih untuk membiarkan hal tersebut.
"Sekarang ini diskusinya yang serius ada di tingkat partai, kemudian ada di media dan medsos yang ramai. Medsos, media, termasuk LSM ormas-ormas ya biarkan saja," kata Mahfud.
Selain itu Mahfud menegaskan bahwa hal terkait pencalonan wakil presiden bukan lah menjadi wewenangnya, sebab saat ini ia sedang fokus untuk menjaga pemilu tahun depan berjalan lancar sesuai dengan jadwal.
"Saya kan tidak termasuk, yang mengomentari itu karena saya petugas yang harus menjaga pemilu ini berjalan lancar sesuai dengan jadwal," ucap Mahfud MD.***(Ardiany Fitri Sholekah)