AYOJAKARTA.COM -- BMKG Indonesia menginformasikan bahwa ada keterkaitan antara gelombang panas dan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari.
Radiasi UV yang mencapai permukaan bumi memiliki nilai indeks UV yang dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari 0-2 (Low) hingga 11 ke atas (Extreme).
Pola harian indeks radiasi ultraviolet UV pada umumnya berada pada kategori "Low" di pagi hari, meningkat menjadi "High," "Very high," dan "Extreme".
Baca Juga: Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Masih Bisa Berlanjut, Ini Penyebabnya
Dalam kategori siang hari antara pukul 12:00-15:00 waktu setempat, dan kembali turun ke kategori "Low" di sore hari.
BMKG menjelaskan bahwa indeks secara memungkinkan masyarakat terkena sinar UV pada siang hari menjelang sore.
"Secara umum, pola harian indeks ultraviolet berada pada kategori “Low” di pagi hari; mencapai puncaknya di kategori “High”, “Very high”, sampai dengan “Extreme” ketika intensitas radiasi matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12:00 s.d.15:00 waktu setempat," Ungkap Dwikorita Karnawati Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dikutip AyoJakarta.com dari press release BMKG pada 28/4/2023.
Baca Juga: Wajib Hati-hati! Cuaca Panas karena Radiasi Ultraviolet, Waspadai Kanker Kulit hingga Katarak!
Meskipun tinggi rendahnya indeks radiasi ultraviolet UV tidak memberikan pengaruh langsung pada kondisi suhu udara di suatu wilayah, faktor cuaca lainnya seperti berkurangnya tutupan awan dan kelembapan udara dapat berkontribusi pada nilai indeks UV yang lebih tinggi.
Terutama untuk wilayah tropis seperti Indonesia, pola harian indeks radiasi ultraviolet UV dapat diamati secara rutin dari hari ke hari meskipun tidak ada fenomena gelombang panas.
Kondisi cuaca yang cerah-berawan pada pagi hingga siang hari dapat berpotensi menyebabkan indeks UV meningkat hingga kategori "Very high" dan "Extreme" di siang hari.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak panik menghadapi informasi indeks radiasi ultraviolet UV harian tersebut.
Sebagai tindakan pencegahan, BMKG menyarankan masyarakat diharapkan dapat mengikuti himbauan respon yang sesuai dengan kategori indeks UV yang tertera, seperti menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
Dengan begitu, kita dapat terhindar dari dampak buruk radiasi UV yang berlebihan selama kondisi cuaca panas.***(Muhammad Lazuardi Iman)