AYOJAKARTA.COM — Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara.
Kemudian, ayah Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin Hasibuan juga dinyatakan terbukti bersalah karena telah membiarkan sang anak melakukan tindakan kekerasan terhadap Ken Admiral.
Melihat peristiwa tersebut, ibunda Aditya Hasibuan, Yety Kurniati memohon kepada keluarga Ken Admiral agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga: Memprihatinkan! Stok Air Terbatas Hingga Jalan Aspal Mengelupas Akibat Panas Ekstrim di India!
"Saya sih bermohon kepada keluarga Ken, intinya kan Ken sama Aditya berkawan, perselisihan memang pasti ada perkawanan tinggal bagaimana kita menyikapinya sebagai orang tua. Harapan saya sih mari bu buka pintu hati ibu, saya bermohon sekiranya permasalahan ini kita kekeluargaan itu mungkin yang lebih baik," kata ibunda Aditya.
Selain itu, Yety akan melakukan apapun demi menemui keluarga Ken Admiral bila memang itu bisa membuat putranya bebas dari jerat hukum.
"Kalau memang saya harus pergi menjumpai ibu saya bermohon kepada ibu. Saya tidak tahu lagi mau berbuat apa ada di Jakarta ini bu. Saya enggak bisa ngomong lagi bu. Pada dasarnya orang tua tidak ada yang berkeinginan seperti ini," jelasnya lebih lanjut.
Tak hanya itu saja, Yety juga mengatakan bahwa dirinya sampai detik ini tak bisa tidur ketika mendengar anaknya sudah memakai baju tahanan.
Baca Juga: Penganiayaan Ken Admiral Diduga karena Wanita Berinisial S, Apa Hubungannya dengan Aditya Hasibuan?
Mendengar permintaan ibunda Aditya, Elvi pun mengatakan bahwa dirinya telah memaafkan perbuatan Aditya Hasibuan. Namun ia tidak bisa melupakan perbuatan Aditya kepada Ken Admiral.
"Kalau ibu bilang untuk berdamai rasanya kan bu tak bisa terlupakan bu macam mana Aditya hantuk-hantukan kepala nak saya ke lantai bu. Macam mana dia pijak-pijakkan kepala anak saya, macam mana Aditya tendang-tendang kepala anak saya bu. Aditya bilang kumatikan kau. Untung aja bu senjata laras panjang itu enggak keluar," ucap ibunda Ken yang dikutip ayojakarta.com dari tvOneNews, jumat (28/4).
Akibat kejadian ini, Elvi merasa sedih atas apa yang menimpa sang anak. Tetapi ia juga bersimpati atas apa yang menimpa Aditya. Ia berharap dengan kejadian ini Aditya bisa bertobat dan berubah kearah yang lebih.
"Jadi saya pribadi bisa merasakan sedihnya hati ibu, susahnya hati ibu, saya kan juga sama-sama orang tua bu tapi saya mohon 10 jari bu biarlah hukum ini berjalan normal. Supaya sedikit pembelajaran untuk Adit ke depan tidak boleh kita arogan seperti itu. Mohon sekali bu, biarkan proses berlanjut bu," kata Elvi sambil menangis. ***