Nasional

Buntut Kasus Anak Perwira Aniaya Mahasiswa, Harta Kekayaan AKBP Achiruddin Digeledah!

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 27 Apr 2023, 20:06 WIB
Terduga Penampakan Rumah AKBP Achirudin Hasibuan

AYOJAKARTA.COM- AKBP Achiruddin Hasibuan belakangan ini ramai diperbincangkan publik lantaran kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya Aditya Hasibuan.

Akibat kasus yang menyeret dirinya, AKBP Achiruddin dicopot dari jabatanya dan ditahan di tempat khusus di Propam Polda Sumatera Utara.

Tidak hanya berdampak pada karirnya di kepolisian, kasus ini juga membuat harta kekayaannya terkuak.

Baca Juga: Sederet Fakta Kasus Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Terkuak Punya Senjata Api Soft Gun

Diduga kekayaan yang dimiliki AKBP Achiruddin disebut-sebut tidak sesuai dengan gajinya sebagai polisi pangkat AKBP.

Terbaru, harta kekayaan milik Achiruddin Hasibuan diduga berasal dari bisnis ilegal.

AKBP Achiruddin diduga memiliki gudang penimbunan solar bersubsidi yang terletak tidak jauh dari rumah pribadinya.

Gudang penimbunan BBM itu ditemukan di Jalan Karya Dalam, Kecamatan Medan Helvetia Timur.

Baca Juga: Diungkap Sang Istri, Ternyata Ini Alasan AKBP Achiruddin Hasibuan Tak Lerai Anaknya Aniaya Ken Admiral

Menanggapi terkait kasus yang menyeret anggota kepolisian AKBP Achiruddin, Polda Sumatera Utara Kombes Pol Sumaryono mengatakan bahwa pihaknya akan menindak lanjuti kasus itu secara tegas.

"Nanti kita lapor ke reskrimsus," ujar Sumaryono, seperti dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Kamis (27/4/2023).

Berdasarkan catatan dari Laporan Kekayaan Penyelenggaraan Negara atau LHKPN, Achiruddin Hasibuan diketahui memiliki kekayaan sebesar 467 Juta pada 24 Maret 2021.

Kendati demikian, Achiruddin Hasibuan justru terungkap dalam kesehariannya sering memamerkan harta kekayaan yang dimilikinya.

Baca Juga: PILU! Ibu Ken Admiral Ungkap Skenario Palsu AKBP Achiruddin Hasibuan Tutupi Penganiayaan Anaknya

Sementara itu, pelaku penganiayaan yang tidak lain adalah putra kedua Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan terkini telah ditahan oleh pihak kepolisian.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Vincensia Enggar Larasati