AYOJAKARTA.COM – Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral kini berlanjut ke ranah hukum.
Bagaimana tidak, tindakan penganiayaan Aditya Hasibuan membuat Ken Admiral babak belur di tangannya.
Aditya Hasibuan diketahui merupakan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan yang merupakan mantan Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Akibat aksi brutalnya menganiaya Ken Admiral hingga tak berdaya, anak Achiruddin Hasibuan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Tak sampai di situ saja, imbas dari kelakuan anaknya, Achiruddin Hasibuan juga harus terseret dalam kasus sang anak.
Nasib pahit kini ditelan oleh Achiruddin Hasibuan lantaran dirinya harus ditahan akibat kasus sang anak.
Pasalnya, Achiruddin Hasibuan dianggap terbukti telah melakukan pembiaran terjadinya tindak penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan.
Baca Juga: Jokowi Ungkap 7 Sosok yang Cocok Dampingi Ganjar Pranowo Maju di Pilpres 2024, Siapa Saja?
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Dudung Adijono, setelah melakukan pemeriksaan terhadap Achiruddin Hasibuan.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan telah terbukti yang bersangkutan melakukan pembiaran terjadi pidana yang dilakukan oleh anaknya yang bernama AH, umur 19 tahun,” kata Kombes Dudung Adijono dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV Pontianak, Rabu (26/4/2023).
Kombes Dudung Adijono menjelaskan bahwasannya Achiruddin Hasibuan telah terbukti melanggar kode etik.
Selain itu, Kombes Dudung Adijono menyampaikan bahwa Achiruddin Hasibuan akan ditahan di tempat khusus.
“AKBP Achiruddin terbukti melanggar kode etik. Karena terbukti melanggar kode etik, yang bersangkutan akan kami tahan di tempat khusus,” jelasnya.
Sebelumnya, kasus ini mulai mencuat usai beredar video di media sosial yang memperlihatkan aksi brutal Aditya Hasibuan.
Dalam video tersebut tampak Aditya Hasibuan menganiaya Ken Admiral hingga terkapar.
Selain itu, dalam video tersebut tampak Achiruddin Hasibuan berusaha menghalangi seorang pria yang ingin menghentikan aksi Aditya Hasibuan.***